Published On: Sab, Jan 7th, 2017

Zola Minta Budaya Lokal Masuk Daftar Pelajaran

FOTO HL H Zumi Zola

LIPUTAN JAMBI-Gubernur Jambi Zumi Zola minta agar seni budaya lokal di wilayahnya itu masuk mata pelajaran kearifan lokal supaya jangan tergerus hilang seiiring kemajuan teknologi.

“Kelestarian seni budaya merupakan tantangan, terutama bagi generasi muda dan para pelaku seni. Bupati dan walikota se Provinsi Jambi harus berupaya semaksimal mungkin melestarikan budaya daerah masing-masing,”kata Zola saat membuka malam Apresiasi Seni Melayu Jambi.
Zola mengatakan, negara Indonesia dan Provinsi Jambi memiliki kekhasan budaya dan seni, yang sarat nilai dan makna, dan jika dilestarikan dengan sebaik-baiknya, akan membawa manfaat dan turut menopang jati diri daerah dan negara.
Kemajuan teknologi saat ini, sudah sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Dan jangan sampai seni budaya tradisional tergerus dan hilang ditengah zaman dengan kecanggihan teknologi.
Sebab itu, Zola mengusulkan agar dalam pendidikan di jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK harus ada mata pelajaran kearifan lokal. Salah satu budaya Jambi adalah Tengkuluk, kain penutup kepala khas Jambi yang dikenakan oleh kaum hawa.
“Kemajuan teknologi itu punya dua dampak, dampak positif dan dampak negatif, kita harus bijak melihat ini, jangan sampai nilai-nilai positif dari para tua-tua kita hilang karena tidak dilestarikan dengan baik,”jelasnya.
Ia mengungkapkan, apresiasi Seni Budaya Melayu Jambi dalam rangka memeriahkan HUT 60 Provinsi Jambi itu sangat bagus, dan dia mendukung agar acara dilakukan pada setiap peringatan ulang tahun provinsi.
“Tahun depan harus ada terobosan ide, sesuatu yang baru yang belum yang dilakukan untuk ditampilkan, supaya acaranya semakin bagus dan punya daya tarik yang lebih baik lagi,” ujarnya.
Dikesempatan itu, Zola memberikan anugerah penghargaan seni kepada dua orang sesepuh tokoh seni Provinsi Jambi. Yakni Zulfahmi Ismail pencipta lagu-lagu daerah Jambi dan Mariam pelestari “Bajolo” salah satu seni berpantun Melayu Jambi.
Zola juga menyerahkan sertifikat Budaya Tak Benda dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kepada bupati Kerinci, walikota Sungaipenuh, Penjabat bupati Sarolangun, bupati Bungo dan Cek Rusli, penerus keturunan Musik Kromong Mandiangin salah budaya yang berusia 200 tahun.
Sementara itu, Kepala Taman Budaya Jambi Sri Purnama Syam, menyebutkan bahwa Malam Apresiasi Seni Melayu Jambi adalah memberikan apresiasi dengan sepenuh hati terhadap kekayaan seni budaya Provinsi Jambi.(Ari)