Published On: Kam, Jan 12th, 2017

BI Bantah Logo Uang Baru Berlambang PKI

Logo Bank IndonesiaLIPUTAN JAMBI-Bank Indonesia (BI) membantah isu yang menyebutkan logo BI pada uang cetakan terbaru edisi 2016 berlambangkan palu dan arit atau dikenal dengan lambang Partai Komunis Indonesia (PKI).

Kepala Kantor BI Perwakilan Jambi, V Carlusa mengatakan, setiap uang kertas Rupiah yang masih berlaku (mulai pecahan Rp1.000 – Rp100.000) terdapat logo yang unsur pengamannya menggunakan rectoverso atau gambar saling isi.
“Rectoverso pada uang kertas Rupiah dapat dilihat pada bagian depan uang di sudut kiri atas dibawah angka nominal dan pada bagian belakang uang di sudut kanan atas di bawah nomor seri. rectoverso adalah suatu teknik cetak khusus pada uang kertas yang sama dan saling membelakangi di bagian depan dan bagian belakang. Disitu terdapat suatu ornamen khusus seperti gambar tidak beraturan,” kata Carlusa pada focus group discussion (FGD) di Bank Indonesia, kemarin.
Namun demikian, jika dilihat secara seksama atau diterawang, rectoverso pada uang kertas akan membentuk gambar yang beraturan. “Sejauh ini Rectoverso adalah unsur pengaman yang sulit dipalsukan,” yakin Carlusa.
Desain unsur pengaman rectoverso pada uang rupiah saat ini, kata Carlusa dibuat bersama oleh badan koordinasi pemberantasan rupiah palsu (botasupal) yang terdiri atas unsur BIN, Polri, Kejaksaan RI, BI dan Kemenkeu.
Botasupal sendiri diketahui sudah berdiri sejak tahun 1971 dan telah menjadi salah satu unusur botasupal. “Artinya kalau memang pada rectoverso terdapat gambar palu dan arit tentunya sudah sejak dulu BI ditegur oleh BIN, Polri dan Kejaksaan RI,” ungkap Carlusa.
Menurut Carlusa, pemilihan desain rectoverso yang ada pada uang rupiah sudah melalui kajian teknis dan disimpulkan bahwa desain itu yang paling sulit dipalsukan.(ifan)