Published On: Kam, Sep 7th, 2017

Satu Lagi TV Nasional TRIBRATA TV Hadir di Jambi

LIPUTANJAMBI.COM,JAMBI- Kapolri Jenderal Pol. Drs. H.M Tito Karnavian, MA Ph.D atas nama Kepolisan Republik Indonesia memandang perlu adanya pihak ketiga yang dapat membantu mempublikasikan kerja jajaran kepolisan seluruh Indonesia dengan santun, baik dan berimbang agar informasi yang sering kita dengar dengan istilah Hoax bisa di luruskan. “Sinergitas Polri dan media harus terus dipelihara, Harus membangun hubungan baik dengan pemilik media, pemimpin media, koordinator liputan dan reporter lapangan,” kata Tito Karnavian.

Untuk diketahui, 16 media lainnya yang mendapatkan penghargaan tersebut di antaranya Antara, TVOne, Metro TV, Kompas TV, INews TV, CNN, TVRI, JakTV, TRIBRATA TV dan Liputan6. Kemudian Media Indonesia, Harian Pos Kota, Kompas, Elshinta, RRI, Sonora FM dan Detik.com (sumber Net), red.

Tidak ketinggalan Negeri Sepucuk Jambi Sembilan Lurah menjadi salah satu bagian dari TV Nasional Tribrata TV  kini hadir di Jambi, tentunya ini menjadi kebanggaan warga Jambi dalam meramaikan kancah pertelevisian Nasional yang mengharumkan Jambi.

Kepala Koordinator Tribrata TV Jambi Riyadi mengatakan ‘’Kehadiran kami utamanya meliput semua kegitan jajaran polda Jambi yang luput dari pantauan media umumnya, padahal itu sangat perlu dipublikasikan kepada masyarakat, namun bukan berarti pemerintahan dan swasta tidak kami prioritaskan dari pemberitaan kami tidak demikian’’ujar Riyadi. Saat ramah tamah mempersiapkan lounching perdana di lesehan pondok Kelapo Pujasera Jelutung Jambi.Hadir Pimpinan Cabang Jambi Sanjoyo, Wakil Pimpinan Cabang Munir, Kabid Humas Polda Jambi AKBP Kuswahyudi Tresnadi, beserta crew Tribrata TV Jambi Sabtu, (15/7) baru lalu.

Kabid Humas Polda Jambi AKBP Kuswahyudi Tresnadi sangat mengapresiasi dan mendukung apapun kegiatan yang menyangkut liputan dan pemberitaan dalam jajarannya. ‘’Kami siap mendukung TRIBRATA TV Jambi dalam jurnalistiknya apapun,’’tegas Tresnadi.

Bila  kita menengok sejarah masa lalu dan mengingat kembali  di film film sejarah dokumenter seperti contoh misal dijaman orde baru yang hampir semua orang pernah menyaksikan film Gerakan 30 September PKI di era tahun 80an, media informasi baru sebatas radio, orang orang saat itu begitu antri mendengarkan radio bahkan diantara mereka ada yang bertanya nyeleneh benda itu kok bisa bunyi gimana itu ya, demikian mereka bertanya tanya. Begeser diera  tahun 90an muncul lagi televisi, begitu juga masyarakat kala itu hanya bisa nonton siaran TVRI Jakarta, itupun satu desa hanya ada 1 (satu) pesawat televisi, begitu anehnya pesawat televisi, kita nonton saat itu beramai ramai  di tempat warga masyarakat setempat alias pemilik pesawat  TV.

Namun masyarakat saat ini benar benar dimanjakan oleh berbagai media informasi digital, mereka tinggal pilih medianya sesuai selera dan keperluan hidupnya baik Media Masa, Media sosial, cetak, elektronik maupun gadget. ‘’Namun dipastikan TRIBRATA TV Jambi memang berbeda dan kehadirannya akan menjadi rujukan kebenaran, akurasi informasi,’’pungkas Riyadi (Ari bae)