TNI Terima Penghargaan Pelestarian Hutan dan Konservasi dari Menhut RI

(Puspen TNI).  Men3teri Kehutanan RI H. Zulkifli Hasan SE. MM., memberikan apresiasi dan penghargaan kepada 3 Korem dan 6 Kodim TNI AD atas prestasi dan perhatiannya terhadap kelestarian hutan dan konservasi tahun 2012di Auditorium Manggala Wanabakti Kementerian Kehutanan, Jakarta, Selasa (21/5), yang disaksikan Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E.

 

Penghargaan tersebut disampaikan Menhut RI pada acara Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka kegiatan rehabilitasi hutan yang mengambil tema Prajurit TNI-Rimbawan bersatu padu melestarikan kawasan hutan konservasi dalam rangka mendukung ketahanan nasional. Rakor dimaksudkan sebagai sarana menggelorakan semangat menanam pohon diikuti oleh 600 orang yang terdiri dari pejabat kementerian Kehutanan dan pejabat TNI terdiri dari Aster Kodam, Danrem dan Dandim.

 

Adapun ketiga Korem yang menerima penghargaan tersebut adalah Korem-061/Surya Kencana, Korem-161/Wira Sakti, Korem-091/Aji Surya Natakesuma. Sedangkan 6 Kodim yang menerima penghargaan antara lain: Kodim-0621/Bogor, Kodim-1613/Sumba Barat NTB, Kodim-0906/Tenggarong, Kodim-1302/Minahasa, Kodim-0203/Langkat dan Kodim-1712/Sarmi sebagai pelaksana terbaik pelestarian hutan dan konservasi Tahun 2012.

 

Dalam sambutannya Menhut RI menyampaikan ucapan terima kasih kepada TNI yang selama ini telah bekerja sama dalam melaksanakan penanaman pohon dan sekaligus melestarikan hutan di semua wilayah Indonesia melalui peran kewilayahan Kodim di seluruh wilayah Indonesia.

 

Sementara itu, Panglima TNI dalam sambutannya mengatakan rehabilitasi hutan dimaksudkan untuk memulihkan, mempertahankan, dan meningkatkan fungsi hutan sehingga daya dukung, produktivitas, dan peranannya dalam mendukung sistem penyangga kehidupan tetap terjaga. Bagi Indonesia, rehabilitasi hutan yang akan dilaksanakan ini, senantiasa bermanfaat ganda dan masing-masing secara berantai memiliki variasi manfaat yang sangat diperlukan  bagi manusia dan kehidupan pada umumnya. Pertama, penanaman pohon yang bersifat produktif; dan kedua, yang bersifat konservatif.

 

Lebih lanjut dikatakan, dalam rangka “Operasi militer selain perang” prajurit TNI turut terpanggil untuk membantu masyarakat melalui kegiatan seperti ini. Prajurit TNI, kapanpun dan dimanapun senantiasa terpanggil untuk senantiasa “Manunggal dengan rakyat”, bahu membahu dan membantu meringankan beban kehidupan rakyat, demi terwujudnya kesejahteraan dan keamanan masyarakat. TNI jauh-jauh hari telah meluncurkan dan menggelar program yang disebut “TNI manunggal reboisasi”. Sejak semula, program-program TNI manunggal tersebut dilakukan bukan untuk “Militerisasi” pohon dan hutan, bukan untuk menyerobot fungsi dan peran pihak lain. Akan tetapi, semata-mata panggilan tugas “Trisula TNI”, yakni sebagai kekuatan pertahanan, sebagai kekuatan kultural dan sebagai kekuatan moral bangsa, dalam memberikan dharma baktinya kepada “Ibu pertiwi”, demi kesejahteraan rakyat, bangsa dan negara yang amat di cintai.

 

Hadir dalam pembukaan Rakor antara lain Kasau Masekal TNI Ida Bagus Putu Dunia, Wakasal Laksdya TNI Hari Bowo, AsterPanglima TNI Mayjen TNI S. Widjonarko, S.Sos., MM, M.Sc., Kapuspen TNI Laksamana Muda TNI Iskandar Sitompul, S.E., dan para pejabat Esalon 1 Kementerian Kehutanan.

 

Autentikasi :

Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Cpl Ir. Minulyo Suprapto, M.Sc., M.Si., M.A

Related Post

Leave a Reply