Aburizal Bakrie berkeinginan membuat sejarah baru di masa reformasi. Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar (PG) itu ingin Golkar bisa memenangi pemilu legislatif sekaligus Pemilihan Presiden 2014.

“Kita harus berjuang untuk membuat sejarah baru di era reformasi yakni memenangkan pileg sekaligus pilpres,” kata Aburizal Bakrie pada pidato pembukaan Rapimnas IV PG di Jakarta, Senin (29/10/2012).

Rapimnas IV Golkar berlangsung selama dua hari, 29-30 Oktober 2012 dan dilanjutkan dengan peringatan puncak HUT ke-48.

Rapimnas diikuti 707 orang yang terdiri atas anggota DPP, DPD I, ormas pendiri dan yang didirikan serta organisasi sayap, anggota Dewan Pertimbangan Pusat, dan anggota DPR non-pengurus DPP.

Lebih lanjut, Ical sapaan akrab Aburizal, menjelaskan saat ini secara umum kader Golkar di seluruh Indonesia memiliki citra yang baik yang bukan hasil pencitraan sesaat, melainkan karena karya nyata.

Ical mengatakan, Golkar harus menyambut dengan penuh syukur dan bersemangat. Sebab, telah membuahkan hasil yang mengembirakan. Hasil dari berbagai survei menempatkan Golkar berada pada posisi pertama.

Namun, Ical mengingatkan kenaikan elektabilitas Golkar terjadi jika pemilu dilakukan hari ini. Karena itu Ical meminta kadernya jangan sombong dan lekas berpuas diri. “Kita tak ingin menang di atas survei, tapi menang secara riil dan faktual pada pemilu 2014,” kata Ical.

Menurut Ical, saat ini merupakan momentum emas bagi kebangkitan Golkar. Karena itu, harus ada sentuhan politik yang baik dengan terus menerus dan ditingkatkan. “Saya perintahkan semua kader untuk hindarkan dari perbuatan tercela maupun kasus hukum walaupun itu tidak ada kaitannya dengan partai secara pribadi, Namun imbasnya partai akan terkena,” katanya. [ms/seru.com]