ruudett-201304111425331Adanya upaya memasukkan materi diluar KUHP yang dimasukan kedalam KUHP akan menimbulkan sejumlah peraturan perundang-undangan yang sembrono. Karena RKUHP yang saat ini digarap banyak mengadopsi pasal-pasal lama yang notabennya adalah pasal-pasal karet.

“Pasal pasal lama yang kembali diangkat itu salah satunya diadopsi lagi pasal 310 dan 311 tentang pencemaran nama baik. Itu beberapa pasal karet yang seharusnya dihilangkan,” ujarĀ  Eko Maryadi ketua Umum Aliansi Jurnalis Independent, Kamis (11/4).

Eko menjelaskan banyaknya pasal-pasal karet kembali dimasukkan ke dalam RKUHP adalah tindakan mengada-ada dan juga akan mengancam kebebasan pers. Salahsatu contoh pasalĀ  yang dimaksud adalah tentang Informasi Tehnologi Electronik (ITE) No 11 tahun 2008.

“Pasal ITE itu akan mengancam profesi jurnalis seperti Anda ke penjara jika menulis berita tanpa adanya nara sumber, berita yang Anda buat bersifat mengkritik pemerintah melalui elektronik akan diancam penjara 6 tahun,”jelasnya.

Eko menegaskan RKUHP yang memuat pasal karet itu, harus segera dihentikan.Dan kami semua disini yang tergabung dalam Aliansi Nasional Reformasi KUHP akan menolak RKUHP itu.

“Fungsi pers ditegaskan adalah mengkritisi pemerintahan dan bukan pemerintah yang mengatur pers, itu yang seharusnya,” pungkasnya.(sumber pesat news)