anismatadet2-201302011502451Sekretaris Jendral (Sekjen) Partai Keadlian Sejahtera (PKS) akhirnya terpilih menjadi Presiden PKS sebagai pengganti Luthfi Hasan Ishaaq yang terjerat kasus suap daging impor.

“Keputusan rapat Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadlian Sejahtera menetapkan saudara Muhammad Anis Matta yang sebelumnya menjabat Sekjen menjadi Presiden DPP PKS,” Kata Ketua Majelis Syuro DPP PKS, KH Hilmi Aminuddin, dalam jumpa pers di kantor DPP PKS di jalan TB Simatupang, Jakarta, Jumat (1/2).

Anis ditetapkan pimpin partai Islam itu bukan sebagai Pelaksana Tugas (PLT) melainkan sah menjadi Presiden yang baru.

“Presiden yang pengganti pak Lutfi bukan plt tapi definitif, dalam ad/art tak ada jabatan Presiden plt,” kata jubir PKS, Mardani Ali Sera.

Selain Presiden, PKS juga mengumumkan Sekretaris jendral (Sekjen) yang baru.

“Menetpakan saudara Muhammad Taufik Ridho untuk menjabat yang sebelumnya menjabat Bidang Generasi Muda dan Profesi menjadi Sekretaris Jenderal DPP PKS,” terang Ustad Hilmi.

Sebelumnya, dengan memakai seragam tahanan KPK, Luthfi Hasan Ishaaq mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Presiden PKS. Alasannya, ia ingin fokus pada masalah hukum yang menjeratnya.

“Melalui media, saya menyampaikan pada kader, pengurus, pada Ketua Majelis Syuro, pengunduran diri saya sebagai Presiden PKS,” kata Luthfi di Gedung KPK, Jakarta, Kamis kemarin.[rvn/r/pesat news]