Jambi LJ- rapat yang digelar para pengunjukrasa aliansi masyarakat penyelamat aset di kantor Badan Lingkungan Hidup Kota Jambi, tidak memperoleh kesepakatan, bahkan, pihak pengunjukrasa menuding bahwa, adanya dugaan konsfirasi “busuk” terkait pembangunan mal simpang kawat yang menggunakan areal pemerintah.

Ikhsan Kepala BLH mengatakan, untuk ijin UKL/UPL pihak BLH hanya sebatas merekomendasikan, dan masalah alamat di dokumen tersebut,hanyalah salah pengetikan.dan setiap orang yang mengusasi dibidangnya bisa membuat analisa dokumen UKL/UPL.” tinggal keputusan dewan.bola itu ada di tangan dewan kalau dewan tidak setuju gimna” kata dia.

sementara itu, Amirzal Munir, mengatakan, sangatlah tidak masuk akal bahwa, alamat nya sudah ada yakni di simpang kawat,itu kan memperlihatkan adanya ” permainan”

menurutnya, permasalahan ini sudah kami laporkan ke Polda Jambi,kami juga meminta kepada Kapolda untuk mengusut hingga tuntas adanya dugaan gratifikasi dan persekongkolan jahat.dra