Batanghari-Liputan jambi.com, Lembaga Adat Batanghari Ketua Lembaga Adat tingkat Kecamatan dalam Kabupaten Batanghari terima bantuan kendaraan operasional dari Pemerintah Kabupaten Batanghari yang diserahkan oleh Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief (MFA), bersama Ketua DPRD, Anita Yasmin, Kapolres Batanghari AKBP M. Hasan, Kejari Batanghari, Ketua Pengadilan Negeri Muara Bulian, Ketua Pengadilan Agama Muara Bulian dan Ketua Lembaga Adat (LAD) Kabupaten Batanghari, Fathudin.

Penyerahan tersebut dilaksanakan di Halaman Rumah Lembaga Adat Kabupaten Batanghari, Kelurahan Rengas Condong, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari. Turut hadir para Camat serta para anggota lembaga adat se-Kabupaten Batanghari.

Bupati Batanghari, MFA saat sesi wawancara meminta kepada lembaga adat untuk memberikan sumbang pikirnya agar visi misi Kepala Daerah terpilih pada Pilkada 2020 laku dapat tercapai, salah satunya membentuk masyarakat agar akhlaknya menjadi baik.

“Akhlak baik itu pastinya mematuhi adat serta agamanya. Semua stakeholder kita minta kontribusinya bagaimana kita menciptakan masyarakat yang berakhlak baik, sehingga ada generasi tangguh,” ucap MFA.

Terkait penyerahan kendaraan operasional Ketua Lembaga Adat Kecamatan yang diserahkan. Fadhil meminta para pemegang Kendaraan merawat dan bertanggung jawab untuk menjaganya. Ia akan berikan sanksi tegas jika para pemegang kendaraan menggunakannya untuk beroperasi diluar kewajarannya, seperti mengangkut Sawit dan kegiatan berat lainnya.

“Yang pertama kita berikan teguran lewat institusinya, lewat Ketua LAD Kabupaten bahwa ada profesi masyarakat yang kendaraan operasionalnya tidak digunakan sesuai dengan tujuannya. Nanti pasti ketua LAD akan menindak, apa dengan ditarik,” tegas Bupati Batanghari.

Sementara itu selaku aparat penegak hukum, Kapores Batanghari, AKBP M. Hasan mengatakan, lembaga adat ini membantu dalam penegakkan utuh, yang mana saat ini sedang digemborkan restorasi justice.

“Sehingga semua perkara itu tidak mesti sampai ke Pengadilan, dengan adanya LAD ini bisa bersinergi dengan Kepolisian. Perkara-perkara yang kira-kira bisa diselesaikan dengan kekeluargaan,” ungkap Hasan.(HR)