NCB-tup1Danrem 042/Gapu Kolonel Inf Eko Budi S yang bertindak selaku Inspektur Upacara menutup secara resmi kegiatan Pelatihan Nation and Character Building bagi para aparatur Pemerintahan Provinsi Jambi pada Hari kamis tanggal 11 april 2013 bertempat di Bumi Perkemahan Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi.

Dalam Amanatnya, Danrem 042/Gapu Kolonel Inf Eko Budi S menyampaikan bahwa perkembangan kehidupan berbangsa dan bernegara beberapa bulan terakhir ini yang banyak diwarnai dengan konflik dan kekerasan bahkan dirasakan telah mengarah ke ancaman disintegrasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. oleh karena itu, saya memandang pentingnya kegiatan seperti ini, khususnya kepada para aparatur pemerintah provinsi jambi, sebagai aparat yang secara formal diberi mandat untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dan juga sebagai      pelaku       terwujudnya      maupun berlangsungnya proses Nation and character building pada diri pribadi dan lembaga.

Lebih lanjut Danrem 042/Gapu Kolonel Inf Eko Budi S menyampaikan bahwa sejarah perjuangan bangsa terutama menjelang detik-detik kemerdekaan RI  tahun 1945 lalu, telah mengajarkan kita betapa tingginya nilai sebuah “rasa kebangsaan”. kita ketahui bahwa ketika itu, para tokoh pendiri bangsa ini, dihadapkan pada perdebatan yang sangat rumit mengenai dasar negara indonesia. pilihan apakah kita menggunakan dasar islam atau pancasila, telah menimbulkan perdebatan yang cukup alot ketika itu. namun, dengan  dilandasi  oleh  satu  tekad,  semangat dan cita-cita yang sama, para pendiri bangsa yang   berbeda      latar      belakang        sosial      dan kulturalnya, bersepakat untuk mengesampingkan segala perbedaan yang ada dan secara aklamasi mendirikan negara kesatuan republik indonesia yang berdasarkan pancasila. Namun, kini rasa kebangsaan itu “rasa sebagai satu nation” bagi sebagian rakyat indonesia seperti mengalami goncangan yang cukup berat. Karena itulah saya berpendapat bahwa pada masa kini upaya kegiatan  pelatihan “nation and character building” perlu terus dilaksanakan     kepada      segenap     aparatur pemerintah dan juga kepada seluruh elemen masyarakat .Komitmen the founding fathers terhadap persatuan kesatuan bangsa ini tidak dapat kita sangsikan lagi. roh, jiwa dan raganya dipersembahkan untuk terjaminnya keutuhan bangsa. jika kita tengok dari bentangan sejarah dan penggalan waktu, dimana bangsa kita dapat mencapai sebuah konsensus untuk tetap bersatu seperti yang terjadi pada tahun 1908 (tahun kebangkitan nasional), 1928 (tahun sumpah  pemuda), 1945  (tahun   kemerdekaan NKRI) dan 1965 (tahun tragedi nasional), semua itu tidak dapat    dilepaskan    dari    landasan    kultural bangsa.  sikap toleran dan keinginan untuk bersatulah    yang    membawa    para    pelaku sejarah itu mampu mengatasi berbagai hambatan dan perbedaan yang terjadi. kita bersepakat bahwa persatuan bangsa yang kita bangun tidak tersaji atas landasan dan kepentingan etnik, maupun primordialisme.  tidak juga bersifat temporer atau dalam waktu sementara. persatuan nasional itu kita bangun dan kita tegakkan justru lebih didasari oleh kesadaran bersama untuk bersatu. persatuan dan  kesatuan yang terbangun cukup kuat untuk mengakomodasikan berbagai perbedaan dan bahkan konflik kepentingan. langkah memperkokoh persatuan dan kesatuan tidak dapat dilakukan secara parsial, dan tidak juga dilakukan sendiri oleh masing-masing komponen bangsa.  setiap komponen bangsa apapun potensi dan perannya hendaknya dapat memberikan kontribusi dan melakukan langkah-langkah strategis yang positif untuk dapat menciptakan suasana agar lebih kondusif, melalui berbagai langkah-langkah strategis tersebut dampaknya akan dapat memberikan warna bagi terbangunnya komunikasi   dan   harmoni   antar    masyarakat tanpa dinodai oleh sentimen-sentimen perbedaan yang ada. kegiatan pelatihan nation and character building ini diharapkan dapat memberikan arah yang positif guna perwujudan identitas aparatur pemerintah sebagai bagian dari pengayaan terhadap aktualisasi nilai-nilai pancasila dan dapat menciptakan  iklim yang kondusif dan produktif sebagai out put dan out cam dari kinerja aparatur pemerintahan sehingga nilai-nilai pancasila tetap hidup ditengah-tengah aparatur   pemerintahan  dalam   melaksanakan tugas pokok dan fungsi sebagai pelayan masyarakat. selain itu kegiatan pelatihan ini diharapkan dapat menunjang pelaksanaan tugas pokok dan fungsi dilingkungan pemerintahan provinsi jambi sehingga     penerapan penegakkan disiplin dilingkungan kerja dapat berjalan dengan baik yang tentunya dapat dijadikan sebagai modal dasar pemersatu dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi untuk mensejahterakan masyarakat dan mewujudkan jambi emas 2015. pada kesempatan yang berbahagia ini, atas nama komando dan pribadi, saya menyampaikan ucapan “terima kasih dan penghargaan  yang  setinggi-tingginya”   kepada Gubernur provinsi Jambi  beserta staf atas kerjasama serta dukungannya sehingga kegiatan pelatihan ini  dapat terlaksana dengan baik, lancar dan sukses. saya berharap kerjasama yang telah dilaksanakan selama ini dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan dimasa yang akan datang guna mendukung   kelancaran pelaksanaan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara yang sama-sama kita cintai ini. kepada para  peserta kegiatan pelatihan nation and character    building,   saya   ucapkan   “terima kasih” atas kesungguhan dan dedikasi yang telah ditunjukkan selama kegiatan pelatihan  berlangsung,  sehingga  kegiatan   ini berjalan sesuai dengan rencana. selamat kembali ke tempat masing-masing, utamakan faktor keselamatan baik personel  maupun materiil.

Demikian Danrem 042/Gapu Kolonel Inf Eko Budi S dalam amanatnya pada  Upacara Penutupan  kegiatan Pelatihan Nation and Character Building bagi para aparatur Pemerintahan Provinsi Jambi pada Hari kamis tanggal 11 april 2013 bertempat di Bumi Perkemahan Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi.

Hadir pada Upacara  tersebut  Kasrem 042/Gapu Letkol Inf Lilik Sudaryani, Para Kasi Korem 042/Gapu, Para Dan/Kasatbalak Jajaran Korem 042/Gapu, Kepala Kesbanglinmas Provinsi Jambi, Para Kepala SKPD Lingkup Pemerintah Provinsi Jambi, Para Pasi, Kapenrem 042/Gapu Mayor Caj Ramzil Huda, dan Para Perwira Staf Khusus Korem 042/Gapu lainnya. (Penrem 042/Gapu ).