Terpidana kasus suap Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah Wa Ode Nurhayati, menyatakan ikhlas terhadap putusan hakim hari ini. Dia pun mengatakan tidak dendam sedikitpun atas vonis itu

“Saya tawakal lillahi ta’ala dan memang sudah siap menghadapi kondisi terburuk. Saya sudah terbiasa menghadapi situasi yang buruk. Saya ikhlas dan yakin ini akan jadi pahala besar di mata Allah. Saya tidak menyimpan dendam sedikitpun dan yakin Allah akan adil,” kata Wa Ode dengan wajah tenang usai pembacaan vonis di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (18/10).

Usai pembacaan vonis, politikus PAN itu terus tersenyum meladeni pertanyaan wartawan.

Menurut Wa Ode Nurhayati, vonis ini sesuai keinginan jaksa penuntut umum dan dia merasa menjadi kelinci percobaan dalam kasus ini.

Ketua Majelis Hakim Suhartoyo di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi hari ini menjatuhkan putusan enam tahun penjara kepada terdakwa kasus suap Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah, Wa Ode Nurhayati. Dia juga didenda Rp 500 juta atau kurungan enam bulan penjara jika tidak dapat membayar denda.(merdeka.com)