Liputanjambi.comĀ JAMBI – Kasus pembobolan minimarket Alfamart / Indomaret di Kota Jambi. Pembobolan tersebut dilakukan oleh dua tersangka.

Tersangka berinisial ES (45), dan SP (47) yang berhasil diungkap Polresta Jambi dalam press release yang digelar di Lobby Mako Polresta Jambi, Sabtu, (20/02/2021).

Terdapat tiga TKP dari tindak pencurian ini yakni TKP pertama di minimarket Indomaret Jalan Haji Agus Salim Kecamatan Jelutung yang mengalami kerugian berkisar Rp. 28 juta.

TKP kedua bertempat di Alfamart Jalan Pattimura Kecamatan Alam Barajo, mengalami kerugian berkisar Rp. 28 juta, dan TKP ketiga yakni di Alfamart Jalan Poros Aur Duri Kecamatan Alam Barajo mengalami kerugian sekitar Rp. 22 juta.

Opsnal Tekap Rangkayo Itam Polresta Jambi bekerjasama dengan tim Macan Polsek Kota Baru dan tim Libas Polsek Jelutung melakukan penangkapan terhadap pelaku yang sudah teridentifikasi.

Dari hasil penyelidikan dan olah TKP oleh tim Tekap Rangkayo Itam Satreskrim Polresta Jambi berhasil mengidentifikasi pelaku yang merupakan residivis.

Barang bukti yang diamankan yakni 1(satu ) SPM Honda Scopy warna Putih, 1 (satu) buah bor tangan, 4 (empat) buah mata bor ukuran besar, 1 (satu) Buah Tang potong, 1 (satu) Tali Tambang Panjang 2 Meter, 2 (Dua) Buah Karung puti bertulisan PSM, 1 (satu) Kota Susu Bubuk rasa madu, 1 (satu) Buah mesin gerinda merk modern warna hijau, 3 (tiga) Buah mata gerinda.

Kemudian 1 (satu) Buah tas kain warna hijau, 1 (satu) Buah tas kantong belanja warna hijau Merk Alfarmat, 3 (Tiga) Buah Sarung tanggan Kain warna puti bertulisan Gosave, 1 (satu) Buah Besi padat dengan ujung runcing di lilit karet ban panjang 80 cm berserta sarung , 1 (satu) Buah martil Gagang kayu panjang 35 Cm, 1 (satu) Unit HP Nokia Tipe E71 warna puti, 1 (Satu) Unit HP Android Merk VIVO warna hitam, 1 (satu) Unit HP lipat merk strawbery warna hitam dan 1 (satu) Unit HP OPPO Android warna hitam.

“Kita sudah melakukan tindakan berupa pemeriksaan saksi-saksi dan mengamankan pelaku serta barang bukti. Kita juga melakukan pemeriksaan dan pendalaman terhadap tersangka,” terang Kapolres.

Dari hasil pendalaman, Kapolres mengatakan bahwa tersangka pernah melakukan tindakan yang sama di tiga TKP lainnya yakni dua minimarket Alfamart Simpang Ness Kecamatan Jaluko dan Alfamart di Tembesi Kabupaten Batanghari.

“Rata-rata yang diambil adalah sembako kemudian barang bukti yang diambil adalah sembako kemudian barang itu dijual kembali di daerah luar kota Jambi, pengakuannya ada di Kerinci,” tutup Kapolres.

Akibat perbuatannya tersangka akan dikenakan pasal 363 ayat 1 ke-4e dan ke-5e dengan ancaman hukuman paling lama tujuh tahun penjara. (Yul)