liputanjambimcom. JAMBI – H.Hasan Basri Agus menghimbau seluruh guru untuk meningkatkan kompetensi, yang akan berimbas pada peningkatan kualitas pendidikan. Himbauan tersebut dikemukakan oleh gubernur dalam Peringatan Hari Guru Nasional dan Hari Ulang Tahun ke-67 Persatuan Guru Republik Indonesia Tingkat Provinsi Jambi, bertempat di Stadion Tenis Indoor Dinas Pendidikan Provinsi Jambi.

           Gubernur mengatakan, kemajuan negara dan daerah tidak bisa dipisahkan dari dunia pendidikan sebagai jalur utama untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Dan, lanjut gubernur, peran guru sangat diharapakan dalam meningkatkan kualitas pendidikan.             Maka dari itu, gubernur menghimbau seluruh guru untuk meningkatkan kompetensi, kualifikasi, dan profesionalisme. Demikian juga PGRI, diharapkan dapat mendorong dan memotivasi guru untuk meningkarkan kualitas dan kompetensi.

         Gubernur mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi berupaya keras untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Salah satunya, pembelian asrama bagi mahasiswa Provinsi Jambi yang menuntut ilmu di Mesir, yang pembeliannya sepenuhnya dari APBD Provinsi Jambi, dengan nilai sekitar Rp 4 miliar.  Gubenur juga mengharapkan kesungguhan dari para guru untuk mendidik anak-anak didiknya. “Generasi yang akan datang harus lebih baik dari kita,” sebut gubernur.

            Mengenai kesejahteraan guru, gubernur menyatakan, dirinya yakin bahwa kesejahteraan guru sekarang ini sudah jauh lebih baik daripada sepuluhan tahun yang lalu. Dan, gubernur juga mengungkapkan bahwa pemerintah senantiasa berusaha memperhatikan kesejahteraan guru.

            Selain itu, gubernur juga memotivasi para guru dan para siswa-siswi untuk berprestasi. Dan, gubernur juga mengaku sangat bangga dengan prestasi yang diraih Provinsi Jambi dalam Lomba Cerdas Cepat Empat Pilar Kebangsaan, dimana dua tahun berturut-turut Provinsi Jambi bertengger di jajaran atas lomba ini, yakni juara 1 nasional tahun lalu (yang diraih oleh SMA Tititan Teras) dan juara 3 nasional tahun ini (yang diraih oleh MAN Cendekia).

            Dalam sambutan tertulis Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Mohammad Nuh, yang dibacakan oleh gubernur, dinyatakan, guru merupakan tonggak utama dalam dunia pendidikan. Untuk itu, sangatlah tepat, guru dijadikan sebagai profesi yang harus mendapatkan perlindungan dan jaminan kesejahteraan.“Meskipun demikian, masih ada pertanyaan sangat mendasar yang harus dijawab, yaitu : Apakah guru sebagai profesi dengan segala konsekuensinya (terutama peningkatan kesejahteraan) sudah mampu meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia? Jawabannya, tentu iya, peningkatan kesejahteraan guru mampu meningkatkan kualitas pendidikan, meskipun belum signifikan. Masih ada ruang yang bisa dikembangkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dari aspek peran guru,” ujar M. Nuh.

            Dikatakan oleh M. Nuh, paling tidak ada empat aspek yang masih bisa ditingkatkan, yaitu : 1.Kompetensi guru dalam pemahaman substansi bahan ajar, 2.Pedagogi, 3.Kompetensi kepribadian, dan 4.Kompetensi sosial.M. Nuh mengungkapkan, segala upaya untuk meningkatkan profesionalitas guru telah, sedang, dan akan terus dilakukan, yaitu uji Kompetensi Awal (UKA), Uji Kompetensi Guru (UKG), Peningkatan Kompetensi Berkelanjutan (PKB), Pengukuran Kinerja Guru, dan Peningkatan Kualitas Lembaga Penyelenggara Pendidikan Keguruan (LPPK).

          Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Drs.H.Idham Kholid, ME, dalam sambutannnya menyatakan, PGRI selalu berusaha mendorong pemerintah untuk meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan kesejahteraan guru.Idham mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Jambi mengalokasikan dana Rp17 miliar setiap tahun khusus untuk peningkatan kualifikasi guru, bekerjasama dengan Universitas Terbuka (UT).

            Selain itu, lanjut Idham, Pemprov Jambi mengalokasikan dana Rp36 miliar, untuk beasiswa S2 dan S3 bagi guru dan dosen, dimana sebagian besar peserta beasiswa S2 dan S3 Pemprov Jambi adalah guru dan dosen. Kepala Balai Pelatihan Guru Provinsi Jambi, Drs.H.A. Sumardi, MM, selaku Ketua Panitia, dalam laporannya menyampaikan, dalam rangka Peringatan Hari Guru dan HUT ke-67 PGRI ini telah dilaksanakan Pekan Olah Raga dan Seni PGRI se Provinsi Jambi.

            Penampilan lagu dari Diksus Band dari SLB Sri Soedewi Masjchun Sofwan, lagu dari SMK N 1 Tungkal, Marching Band dari SMA N Titian Teras Abdurrahman Sayuti, persembahan tarian dari SMK N 4 Kota Jambi, dan musikalitas dari SMA N 3 Kota Jambi memeriahkan acara tersebut. Namun, yang paling memukau dari seluruh penampilan tersebut adalah persembahan lagu dari Diksus Band dari SLB Sri Soedewi Masjchun Sofwan, yang walaupun dengan personil tuna netra dan anak-anak berkebutuhan khusus, bisa menyajikan musik dan lagu yang bagus.(hms)