Gubernur Jambi H Hasan Basri Agus (HBA) menyampaikan pidato pengantar nota keuangan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2013, Senin (12/11), di gedung DPRD Provinsi Jambi.

Penyampaian nota pengantar rancangan APBD 2013 merupakan upaya terstruktur dan berkesinambungan untuk mencapai visi pembangunan Jambi EMAS 2015. Gubernur masih memprioritaskan peningkatan infrastruktur, pendidikan dan kesehatan, pertanian, sosial budaya, ketahanan pangan, sumber daya alam, lingkungan hidup dan lainnya.

Prioritas pembangunan tersebut sebagai upaya percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Kebijakan pembangunan menitikberatkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam percepatan pembangunan.

Menuju percepatan pembangunan dan mensejahterakan masyarakat diperlukan upaya dan strategi yang kemudian ditetapkan arah kebijakan. Terbesar masih di pekerjaan umum (PU) untuk pembangunan jalan, perumahan dan irigasi.

Dalam pidato itu HBA menjelaskan, APBD Provinsi Jambi diusulkan menjadi Rp 2.586 triliun dengan alokasi belanja langsung sebesar Rp 1.306 triliun dan belanja tidak langsung Rp 1.280 triliun. Komposisi belanja tidak langsung Rp 1.280 triliun setara dengan 49.51 persen dengan komposisi belanja pegawai 37.52 persen, belanja hibah 27.26 persen, belanja bantuan sosial 2.77 persen, belanja bagi hasil 20.77 persen, belanja bantuan keuangan 11. 45 persen, belanja tidak terduga 0.23 persen.

Alokasi Belanja Langsung untuk program strategis PU dan Perumahan sebesar 519 Milyar, Pendidikan sebesar 192.5 Milyar, Kesehatan sebanyak 154.93 Milyar, Pertanian 109.09 Milyar dan masing masing SKPD telah dilampirkan dalam laporan Nota Keuangan.

Kondisi perimbangan Belanja Langsung dan Belanja Tidak Langsung dalam APBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2013 dianggap Gubernur dalam kondisi baik, namun masih perlu peningkatan.