BATANGHARI-LIPUTAN JAMBI.COM,Memasuki hari ‘Idul Adha atau hari raya kurban Satgas PMK hewan ternak di bawah pimpinan ketua gugus tugas yaitu sekda batanghari M. Azan, SH gencar lakukan Evaluasi hewan ternak kurban di seluruh kecamatan di kabupaten batanghari yang terbagi 8 tim dari gugus tugas yang di mulai pada hari ini, sabtu 09/07/2022

Evaluasi yang di lakukan di setiap masjid serta tempat tempat penampungan hewan qurban tersebut sebagai upaya jaminan pemerintah daerah bahwa hewan ternak yang akan di qurbankan terjamin bebas dari Penyakit mulut dan kuku(PMK) 

Hal tersebut juga di lakukan  mengingat tentang kelayakan hewan kurban untuk idul adha, serta menyangkut syarat dan ketentuan hewan kurban yang terjangkit PMK oleh MUI

Yaitu :

Hewan dengan PMK ringan
– lepuh ringan pada celah kuku
– kondisi lesu
– tidak nafsu makan
– keluar liur lebih dari biasa nya, Hukum nya SAH di jadikan hewan Kurban

Hewan dengan PMK berat
– lepuh pada kuku hingga terlepas dan / atau menyebabkan pincang/tidak bisa berjalan menyebabkan sangat kurus, Hukum nya TIDAK SAH di jadikan hewan kurban

Hewan dengan PMK gejala berat, tetapi sudah sembuh dalam tentang waktu kurban(10-13 Dzulhijjah SAH di jadikan hewan kurban

Hewan dengan PMK gejala berat tetapi sembuhnya telah lewat dari tentang waktu kurban(10-13 Dzulhijjah) di anggap sebagai sedekah, bukan hewan kurban

Tak hanya itu pos pos check point pun di dirikan di 3 kecamatan sebagai upaya pemantauan lintas ternak di kabupaten batanghari. 

(herlas)