siaga2Gubernur Jambi menginstruksikan kepada semua instansi untuksiaga menangani banjir yang melanda daerah ini, dua pecan terakhir.  Selain menyiagakan bantuan pangan, dan obat-obatan, berikut tenaga medis, selama 24 jam, juga perahu karet, tenda untuk pengungsian.

 Asisten II Setda Provinsi Jambi Bidang Ekbang dan Kesos Ir.H.Haviz Husaini, MM mengatakan, Jambi saat ini sudah memasuki keadaan tanggap darurat bencana. TNI dan Polri telah bersiaga selama 24 jam penuh bersama instansi lainnya dalam menangani bencana banjir di Provinsi Jambi.

Menurutnta, pos pemantau sebagai langkah kesiapsiagaan bencana banjir sudah dibuka. Karena menurut BMKG akhir Februari sampai pertengahan Maret Provinsi Jambi akan mengalami cuaca ekstrim yaitu terjadi hujan kategori sedang sampai lebat. “Mengantisipasi hal itu, kita juga sudah siagakan pos pemantau,” ungkapnya.

Untuk persediaan logistik menurutnta tersedia jika sewaktu-waktu dibutuhkan. “Untuk logistik ketika terjadi tanggap darurat kita akan menyediakan makanan untuk para pengungsi,” katanya, Beras bantuan bencana di Bulog sudah disalurkan sebanyak 100 ton setiap kabupaten dan untuk propinsi ada 200 ton. “ Jika di kabupaten kurang maka akan didrop dari propinsi,” tegasnya. Dinas Kesehatan juga menyiagakan dokter dan perawat siap 24 jam (red/mj)