BATANGHARI LIPUTAN JAMBI. COM-Marak nya perkembangan sebaran penyakit mulut dan kuku(PMK) hewan ternak dan mulai minim nya persediaan vitamin dan obat obatan hewan ternak di kabupaten batanghari makin membuat resah Tim Unit reaksi cepat(URC) disbunnak batanghari. 

Dalam kegiatan Aktiv servis hewan ternak di seluruh pelosok desa Tim URC terus aktiv melaksanakan pelayanan kepada masyarakat dalam hal penanganan terhadap hewan ternak para petani

Namun hingga saat ini para pejuang kesehatan hewan ternak tersebut belum mendapat akomodasi seperti biaya operasional harian serta kendaraan roda dua yang sesuai medan jalan hingga kendaraan roda empat sebagai fasilitas pengangkut hewan PMK dan peralatan medis hewan ternak. 

Kabid peternakan dan kesehatan hewan, Drh. Tuanku Hafiq saat di konfirmasi wartawan mengakui keterbatasan sarana dan prasarana penangan hewan ternak membuat tim URC Terancam tiarap di tengah marak nya kasus PMK hewan ternak kabupaten Batanghari

” Penanganan hewan ternak di perkiraan berjalan dua minggu lagi, stok vitamin dan obat obatan sudah menipis, Mungkin kita akan tiarap dulu”  Ungkap Tuanku Hafiq