Ketua  Komnas WI Provinsi Jambi  Riyadi Mengatakan :

“ APAKAH KAPOLDA  JAMBI DAN  KABID  BIKUM AKAN MEMPERTAHANKAN  OKNUM POLISI BRIPDA  IRPANDI  UNTUK  MENJADI POLISI NEGARA REPUBLIK INDONESIA  ,APAKAH  MASIH PANTAS  DENGAN PUTUSAN HUKUMAN YANG LEBIH DARI DUA (2) TAHUN DENGAN ANCAMAN HUKUMAN  LIMA(5) TAHUN MENJADI  ANGGOTA POLISI NEGARA REPUBLIK INDONESIA…….  ?????? ”

Jambi-Liputan jambi .Com

                                         yadi Konfirmasi  yang di lakukan tim Wartawan Lj com (24/06 /2013)kepada Kapolda Jambi belum dapat titik temu karena beliau susah di temui disebabkan  jadwal kegiatan  padat .”Bapak isi aja buku tamu dan tinggali no Hp nanti kalau kapolda sudah ada waktu kami hubungi .”kata salah seorang anggota polisi saat menerima kehadiran tim Liputan Jambi .Karena hari sudah siang (25/6/2013) tidak juga  di hubungi oleh staff  kapolda, maka Tim Wartawan LJ.Com mendatangi  staff  Kapolda Jambi ,selanjutnya wartawan LJ Com di suruh masuk di ruang tunggu kapolda jambi, ternyata yang datang   bukan Kapolda melainkan  staff atau ajudan kapolda jambi. Kami sangat menyayangkan  dua kali mendatangi Kapolda Jambi tidak berhasil untuk di temui dengan alasan jadwal rapat padat dan sibuk.

                                      Saat  Tim Wartawan LJ Com di tanya  oleh staff  kapolda Jambi ,ada apa pak ,kepentinganya apa.maka di jawab oleh salah satu wartawan LJ Com ,mohon maaf kalau kedatangan kami ini mengganggu ,kepetinggan kami mau bertemu dengan  kapolda Jambi adalah .pertama  untuk silaturahmi  sekaligus konfirmasi  dan bincang –bincang masalah hukum yang ada di polda jambi sekarang ini,karena ada beberapa kejanggalan  dan data yang kami miliki. Salah satu contoh kasus oknum Polisi Bripda Irpandi yang tadinya dinas di Polsek Kota Baru Jambi,telah tersandung hukum dengan putusan hukuman 3 tahun setengah , sudah menjalani hukuman  satu tahun setengah  ,ternyata sekarang bisa menjadi tahanan luar  dan dinas kembali. Padahal surat dari Mabes  Polri harus segera  ditindak lanjuti. Begitu juga Kapolda jambi yang lama sudah mengirim surat  ke Kapolresta Jambi untuk melakukan siding  kkep tersebut  tetapi   sampai sekarang belum dilakukan di karenakan harus menunggu dari surat petunjuk kabid bikum. Begitu juga ada kasus kasus yang lain bagi kami ada keganjilan keganjilan ini yang akan kami sampaikan kepada kapolda Jambi yang baru.Maka di jawab oleh staff Kapolda jambi ,bagusnya Bapak langsung saja dengan yang berkompeten seperti kabid Propam Polda Jambi atau dengan yang lainya .karena Kapolda masih baru dan tidak mengerti dengan kasus Irpandi tersebut.maka di jawab kembali oleh wartawan LJ com. “Justru ada Kapolda baru lah kami menghadap ,yang dak tau biyar dia tau karena  polisi siap melayani masyarakat kapan saja apalagi di saat sekarang ini yaitu jam kerja. Kalu masalah irpandi kami sudah semua di temui tetapi hasilnya tetap seperti ini bahkan sampai mabes Polri pun kami datangi.” Kata salah satu Tim.

                                  Ahirnya Tim Wartawan tidak merasa puas dengan keterangan dan penjelasan dari  staff Kapolda Jambi ,maka wartawan LJ Com mendatangi bagian Propam Polda jambi . Hasil investigasi di dapat informasi  surat dari kabid bikum sudah turun dan sudah di kirim ke polresta jambi.salah satu bagian Propam polda jambi langsung menelepon ke polresta jambi untuk menayakan baga mana tindak lanjut kasus Irpandi ,maka di jawab oleh salah satu anggota polresta Jambi, ya surat dari kabid bikum sudah sampai .tetapi akan di adakan rapat kecil lagi ,dan di jawab oleh alah satu anggota Polresta jambi memang saya tau kasus irpandi dari nol ,tetapi kalau ada yang Tanya saya juga dak mau sembarangan  karena saya tidak mau kena imbasnya .karena saat menelepon salah satu dari Propam Polda jambi di hadapan Wartawan LJ com dan Wartawan tersebut mendengar ,maka di jawab sangat aneh sudah jelas suratnya sudah turun dan dari mabes polri pun ada.  Kok masi bertele tele. Ada pula sidang kecil-kecilan lagi??????.apa itu …????

                                    Salah satu dari staff  Propam Polda jambi menyarankan kepada Wartawan LJ com agar dapat menanyakan lansung kepada Kanit Propam Polresta Jambi. Setelah wartawan Lj Com pulang salah satu wartawan LJ com menghubungi  melalui via Handpone kepada salah satu anggota Polresta jambi untuk menanyakan  masalah kasus Irpandi ,maka di jawab.ya pak surat dari kabid bikum baru saja sampa jam sepuluh ini (25/6/2013) ,kami akan lakukan untuk sidang KKEP tersebut dalam satu minggu ini  ,karena hari ini bersaamaan waktunya dengan  kampanya kandidat calon Wali Kota Jambi  kami masih ngepam .

                                    Sejauh  ini  Bripda Irpandi  apakah masih di pertahankan untuk menjadi  polisi atau di pecat  ,tim Lj com belum berasil mendapat impormasi karena mau menemui kapolda jambi selalu  dijawab  dengan alasan dak dapat di temui karena banyak kegiatan.

                                     Saat di konfirrmasi Tim LJ.Com  SP selaku orang tua korban  selalu menanyakan masalah pecat dan tidaknya Bripda  Irpandi ,maka pihak dari Korban menerangkan ya menurut aturan  kepolisian  untuk oknum  polisi yang tersandung hukuman dan putusan  lebih dari dua tahun dan sudah ada putusan inkrahnya ya harus di pecat. Apa lagi kasusnya  kasus yang  berat bahkan menodai korps Kepolisian Republik Indonesia. “Bagi saya IRPANDI tidak pantas lagi menjadi polisi ,jangan mentang –mentang ada oknum polisi yang bekingi  lalu di pertahankan  agar jangan di pecat,bagi saya salah fatal karena polisi milik orang banyak dan masih banyak lagi polisi yang baik baik dan memiliki tingkah prilaku yang baik.” Tegas orang tua korban SP kepada Tim Liputan Jambi.com .

                                  Disisi lain Kapolresta Jambi Kombes Pol. Kristono saat ditemui di ruang kerjanya  (5/7/2013) mengatakan “ Saya akan segera melaksanakan sidang Kkep kepada salah satu anggota saya yang bernama Bripda Irpandi  . Saya tidak bisa di intervensi pihak manapun kalau harus menegakkan keadilan termasuk anggota polisi yang telah melakukan tindakan asusila dan menjalani hukuman dengan putusan 3 Tahun . Surat perintah pelaksanaan sidang Kkep telah selesai di buat dan saya tinggal tanda tangan.Saya minta kepada Bapak-bapak untuk percaya kepada kami pihak kepolisian dan akan kami laksanakan segera sesuai dengan hukum dan perundangan yang berlaku .”  Kata beliau tegas .

                               Ketua  Komnas WI Provinsi Jambi  Riyadi Mengatakan“ Apakah Kapolda Jambi dan Kabid Bikum akan mempertahankan oknum Polisi Bripda Irpandi untuk menjadi Polisi Negara Kesatuan Republik Indonesia ,apakah masih pantas dengan hukuman yang lebih dari Dua (2) Tahun dengan ancaman hukuman Lima (5) Tahun untuk menjadi Polisi Negara Kesatuan Republik Indonesia ?”  kata beliau saat dikonfirmasi Tim LJ.com selesai pertemuan dengan Kapolresta dan orang tua korban SP di Mapolresta Jambi. “ Saya senang dengan ketegasan Kapolresta Jambi dengan mengatakan kepatuhan akan  ketentuan dan hukum yang berlaku dan tidak bisa di intervensi pihak manapun terkait permasalahan anggotanya.Saya juga terus memantau perkembangan kasus ini hingga dilaksanakan sidang kkep terhadap Bripda Irpandi sesuai prosedur dan hukum yang berlaku . Saya ingin keadilan benar-benar di tegakkan tanpa pandang bulu apalagi memihak pada apa dan siapa ? Ujarnya Tegas .

(Tim LJ.Com )