Muarasabak-Liputan Jambi.com,Kapolres bersama Kadis Perkebunan dan Peternakan Cek Langsung Hewan Ternak yang terpapar penyakit mulut dan Kuku, ada 10 hewan ternak milik warga kota baru yang terinfeksi penyakit PMK, setelan dilakukan Swab ternak oleh Balai Veteriner Bukittinggi beberapa hari yang lalu.

Dari hasil laboratorium ke 10 ternak tersebut positif terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK).

Begitu mendengar adanya hewan ternak yang terpapar penyakit mulut dan kuku Kapolres AKBP Andi M Ichsan Usman bersama Kasat Intel kam AKP Satiyo dan kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Agus Sadikin langsung terjun melihat kondisi hewan ternak milik warga.

Dengan melakukan pengobatan dan isolasi ternak itu secara serius, itu bentuk upaya pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang bersifat menular pada hewan ternak sekaligus, petugas dari Bunak terus melakukan penyuluhan untuk memantau dan menangani Penyakit Mata dan Kuku pada hewan ternak, bertempat di desa kota baru kecamatan Geragai.
.
Kadis Perkebunan dan Peternak kabupaten Tanjab Timur Agus Sadikin mengatakan. Upaya pencegahan ini membutuhkan komitmen para peternak dan pedagang terutama menjelang Idul Adha tahun ini, peternak  harus disiplin memahami dan safety merawat hewan ternak serta diberikan obat dan vitamin, agar hewan ternak di Tanjab Timur aman, sehat, ujar.

Lebih lanjut, Agus Sadikin menjelaskan penyakit mulut bdan Kuku (PMK) ini menyerang hewan ternak yang berkuku genap seperti sapi, kerbau, kambing  dan domba.

“Penyakit Mulut dan Kuku ini menyebar dengan cepat, tanda hewan yang tertular antara lain demam tinggi, hipersalivasi, sebagian ada lepuh dilidah dan rongga mulut, pincang, luka pada kaki dan lepasnya kuku pada sapi yang menular sangat cepat dalam satu kawanan kandang”, imbuhnya.

Kapolres Tanjab Timur AKBP Andi M Ichsan Usman di dampingi Kasat Intel kam Polres Tanjab Timur AKP Satiyo, sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh dinas Perkebunan dan peternak, dengan kerja cepatnya mendatangkan tim medis dari Balai Veteriner dari Bukittinggi Provinsi Sumatera Barat.

Kapolres juga menghimbau kepada para peternak hewan di kabupaten Tanjab Timur ini, bahwa kita harus mematuhi aturan agar semua hewan ternak selalu sehat dan pandemi PMK ini terhindari bahkan teratasi, pihak polres Tanjab dari akan terus memantau keluar masuknya lintas ternak ke Tanjab Timur ini.

AKBP Andi M Ichsan Usman menghimbau untuk masyarakat, tidak perlu panik untuk menghadapi hari raya kurban, karena kita Polres Tanjab Timur bersama Dinas Perkebunan dan peternak akan mengecek bersama tim medis langsung ke hewan kurban yang akan di sembelih saat lebaran haji besok

Terkait penyakit PMK ini, penyakit ini tidak menular ke manusia, penyakit PMK ini hanya menyerang hewan berkuku belah, PMK ini tidak bersifat zoonosis. Jelasnya.(9int).