placeholderplaceholderPublicatioan1 Tanjab Barat LJ. bantuan pengadaan alat peraga olah raga dan uang tunai sejumlah 15 juta yang dikucurkan pemerintah dengan menggunakan dana APBN ke sekolah- sekolah hingga diterima oleh sekolah yang berhak menerimanya, digunakan sebagai sarana dan prasarana sebagai penunjang ilmu pendidikan.
Namun apa jadinya kalau dana bantuan Block Grand ini tidak disalurkan dan tidak dilaksanakn kegiatanya sesuai dengan petunjuk yang telah diberikan pemerintah tentang prosedur penggunaan barang dan prealisasian penggunaan berupa bantuan dana sebesar Rp.15 Juta, tentunya pengembangan dan peningkatan ilmu pendidikan tidak akan terlaksana secara optimal pada sekolah yang telah diberikan bantuan tersebut. Di SD N 166/V Kec. Batang Asam bantuan Block Grand alat peraga olah raga dan uang tunai sebesar Rp. 15 Juta ini tidak terlaksana program perealisasianya, dan dana tersebut telah di kembalikan Jaunur Sinaga Kepsek SD N 166/V Kec. Batang Asam ini kepada pihak UPTD Pendidikan Kec. Batang Asam.
Pengembalian Dana Block Grand oleh kepala SD N166/V kepada UPTD Pendidikan ini disebabkan oleh pengaduan M. Nasir Ketua Club Tunas Muda SD N 166/V Kec. Batang Asam karena M. Nasir mendapati tanda tanganya yang terdapat dilaporan SPJ Block Grand bantuan alat dan uang tunai untuk kegiatan olah raga ini telah dipalsukan oleh Jaunur Sinaga Kepala SD N 166/V Kec. Batang Asam, menurut Keterangan M. Nasir dirinya tidak mengetahui apa maksud dan tujuan kepala sekolah telah memalsukan tanda tanganya yang terdapat pada pelaporan SPJ tersebut, M. Nasir juga tak mengira keberanian kepala sekolah untuk memalsukan tanda tanganya sudah membuat dirinya merasa dirugikan dan tertipu oleh tidakan kepala sekolah yang dengan sengaja melakukan tindakan pemalsuan tanda tangan itu.
Untuk kejadian pemalsuan tanda tangan yang dilakukan Kepala Sekolah SDN 166/V terhadap tangan tangan milik M. Nasir ini Wartawan Liputan Jambi mengkonfirmasi Supardi Ka. UPTD Pendidikan Kec. Batang Asam, dan Supardi mengatakan, “  pengembalian uang bantuan Block Grand untuk kegiatan olah raga dari kepala sekolah SD N 166/V Kec. Batang Asam ini kepihak UPTD Pendidikan memang benar, dan saat ini Uang tunai bantuan Bloc Grand itu di percayakan dan dititipkan kepada Harpen pengawas sekolah TK/SD Kecamatan untuk memegangnya sampai permasalahan konflik antara Jaunur  Sinaga dan M. Nasir dapat terselesaikan ” . namun di lain sisi M. Nasir yang telah memberikan keterangan kepada Tabloid Liputan Jambi berkata “ saya tidak ingin dikaitkan dengan sangsi Dinas Kepada tindakan Jaunur Sinaga yang telah merugikan dan membongi saya, karena saya telah menemukan dan melihat langsung tandatangan saya telah dipalsukannya pada laporan SPJ Block Grand tesebut, bahkan saya punya bukti kuat tentang pemalsuan tandatangan itu. Sekali lagi saya katakan, saya bukanlah penyebab dari kesalahan yang telah dia lakukan dan saya akan tetap pada pendirian saya untuk terus menempuh jalan hukum yang dapat membuktikan dimana letak kebenaran dan keadilan untuk diri saya”.    Ujar M. Nasir dengan tegas. Nik