Muarasabak-Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) kabupaten Tanjab Timur menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Forkopimda dengan tema
” Dalam Rangka Mencegah Dan Menangkal Paham Radikalisme Serta Penanganan Konflik Di Kabupaten Tanjung Jabung Timur”.

Rapat Koordinasi ( Rakor) tersebut yang diselenggarakan di Kantor Camat Rantau Rasau, rakor tersebut dibuka langsung oleh PLT Kaban Kesbangpol Efendi, tampak hadir Staf ahli bidang Politik dan Hukum Drs Berlian. Camat Rantau rasau M.Yani. Kapolsek Rantau Rasau IPTU Khairul Harahap, Danramil 419 -04 / Nipah panjang  Kapten inf Safri Napitupulu. Kacab Jari Nipah panjang Adi Candra SH.MH, beberapa utusan OPD pemkab Tanjab Timur. Lurah dan kades sekecamatan Rantau rasau, serta para tokoh masyarakat dan tokoh agama yang ada di kecamatan Rantau Rasau.

Sementara itu, sebagai penyelenggara kegiatan tersebut, Kesbangpol Pemkab Tanjab Timur. Dalam sambutannya PLT Kepala Badan kesbangpol Efendi mengatakan bahwa Rakor yang dilaksanakan ini adalah tindak lanjut dari Undang-undang Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah dan Undang-undang Nomor 7 tahun 2012 tentang Penanganan Konflik Sosial.

“Sehingga tindakan yang dapat kita lakukan adalah melakukan Rakor bersama Instansi vertikal untuk menindaklanjuti terkait isu-isu aktual yang akan muncul di kabupaten Tanjab Timur,” ujarnya.

Rakor ini seyogyanya dipimpin Bupati Romi Hariyanto, karena ia berhalangan hadir maka Rakor ini di buka oleh staf ahli bidang Politik dan Hukum. Drs Berlian. Rakor tersebut akan mencari langkah-langkah konkrit pencegahan konflik di Bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung. Hal ini diharapkan agar tidak menjadi sebuah ancaman yang meresahkan masyarakat.

“Maka secara dini kita mengambil suatu kebijakan atau sikap untuk bagaimana menangani dan menjalani undang-undang yang telah dimaksud, seperti salah satunya mengadakan rakor ini”.

Berlian menambahkan Maksud dan tujuan kegiatan ini adalah pencegahan dan Menangkal Paham Radikalisme di kabupaten Tanjab Timur khususnya di Kecamatan Rantau Rasau. Apa lagi kita akan memersiapan Pilkades 2022 dan Pilkada 2024 di Kecamatan Rantau Rasau agar diharapkan masyarakat Rantau Rasau bersama – sama menjaga keamanan agar kabupaten Tanjab Timur tetap kondusif.

Rapat Koordinasi Forkompinda ini, agar sinergitas antara pemerintah Terkait bersama sama dengan masyarakat bagaimana kita bersama sama mencegah paham – paham Radikalisme, mewaspadai masalah konflik – konflik masyarakat khususnya di Kecamatan Rantau Rasau, dikarenakan banyak nya etnis/suku. Ada beberapa faktor – faktor yang harus diwaspadai yang dapat mempengaruhi sehingga masyarakat dapat mengikuti paham paham Radikalisme.jelasnya.

Berlian minta kepada Kades dan lurah, agar Para kades dan lurah harus melaksanakan silaturahmi di masyarakat mengantisipasi paham Radikalisme dan salling bersama sama menjaga keamanan Pilkades yang akan di gelar dalam waktu dekat ini.ucap Berlian.

Begitu juga Kacab Jari Nipah panjang Adi Candra dalam sambutannya meminta, kepada masyarakat khususnya di kecamatan Rantau rasau, bahwa tahun ini adalah tahun politik hanya menghitung bulan kita semua mengahadapi Pilkades 2022, ia minta kepada masyarakat beserta pemerintah setempat bersama sama menjaga keamanan di Kecamatan Rantau Rasau, perlunya sinergitas pemerintah dan masyarakat bersama sama untuk pencegahan Paham Radikalisme. Terkait
masalah konflik sosial di masyarakat dikarenakan ketidakpuasan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah seperti contoh sengketa tanah dan seharusnya di selesaikan secara berdialog,pintanya.

Kapolsek Rantau rasau IPTU Khairul Harahap SE menjelaskan, terkait paham Radikalisme adalah paham atau aliran yg menggunakan perubahan atau pembaruan sosial dan politik dengan cara kekerasan secara drastis, banyak penyebabnya radikalisme dan teroris yaitu tingkat kemiskinan, Orang yg mengalami ketidakadilan, rendah nya tingkat pendidikan dan pemahaman yg sempit terhadap masyarakat.

Menurut kapolsek Rantau rasau. IPTU Khairul Harahap Konflik konflik lahan di Kecamatan Rantau Rasau tidak ada dikarenakan wilayah Rantau Rasau adalah daerah Transmigrasi.jelasny

Dalam sambutannya Danramil 419-04/ Nipah Panjang. Kapten Inf Safri Napitupulu menjelaskan Terkait. Pengertian Terorisme adalah suatu tindakan yg memiliki tujuan Politik sosial maupun ekonomi dengan menggunakan tekanan, ancaman, intimidasi atau kekerasan terhadap masyarakat suatu wilayah atau suatu negara tertentu sebagai pembenaran untuk mencapai tujuannya.jelas Danramil

Ia minta kepada Lurah, Kades dan masyarakat bersama sama proaktif dalam membangun interaksi dan komunikasi dalam pencegahan dan pemberantasan paham Radikalisme, dengan
– adanya peran aktif masyarakat, keluarga dan lingkungan kita dapat mengantisipasi paham Radikalisme.ucapnya.

Disampaikkannya lagi, walaupun kondisi Kabupaten Tanjung Jabung Timur saat ini relatif kondusif, namun langkah-langkah antisipasi terhadap potensi konflik wajib dilakukan oleh semua pihak. Sehingga kestabilan tetap terus terjaga.
“Tentunya ini sesuai dengan amanat ketentuan perundang-undangan, dimana penanganan konflik menjadi perhatian bersama,” tutupnya

Melalui rakor ini, kita berharap berbagai pencegahan maupun antisipasi konflik sosial yang kita ketahui dapat kita cegah dengan sebaik mungkin. Baik itu, persoalan sengketa lahan, pertikaian suku, masalah ekonomi dan lain sebagainya,” ujarnya.(9int).