Liputanjambi.comKuala Tungkal- Kapolda jambi berkunjung ke polres tanjung Jabung barat dalam rangka penanganan covid19 dan kesiapan kegiatan MTQ ke-50 tingkat provinsi Jambi tahun 2021 di kabupaten Tanjung Jabung barat.

Kapolda beserta rombongan yang tiba di polres Tanjung Jabung barat sekitar pukul 10.30 wib,disambut langsung oleh Kapolres tanjung Jabung barat AKBP Muharman Artha s.i.k beserta pejabat utama.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Kapolda jambi Irjen pol Rahmad Wibowo s.i.k, juga di hadiri oleh bupati Tanjung Jabung barat H.anwar Sadat.Mag,besera unsur forkompinda serta Kapolres tanjung Jabung barat.

Dalam sambutan Kapolres tanjung Jabung barat meminta izin untuk arahan dan petunjuk dari Kapolda Jambi terkait kesiapan kesiapan yang harus dilaksanakan terkait penanganan covid19 dan MTQ ke-50 oleh Pemda tanjung Jabung barat dan Polres Tanjung Jabung barat.

Kapolda menyampaikan terkait perkembangan covid19 saat ini khususnya di provinsi Jambi telah turun namun tidak tajam, namun khusus di tanjung Jabung barat selama 2 Minggu terakhir terjadi kenaikan yang cepat, ini terlihat dari data B.O.R Tanjung Jabung barat, B.O.R rumah sakit mengalami penurunan dan RUSO landai juga tidak ada peningkatan,sementara untuk isoman terjadi kenaikan dari bulan Agustus sampai September dari 8 orang menjadi 89 orang dengan presentasi hampir 100%, maka dari itu disarankan agar pasien yang isolasi mandiri dipindahkan ke tempat isolasi terpusat(RS/RUSO), dan boleh melaksanakan isoman namun harus dengan ketentuan syarat standar,mulai dari syarat tempat,interaksi,dan standar pengolahan limbah covid19 dan pengobatan nya.

Terkait alokasi anggaran penanganan covid19 bisa memanfaatkan dana dari DAU dan DAK sesuai dengan petunjuk dari menteri keuangan.

Untuk vaksinasi di tanjung Jabung barat sesuai data Kemenkes RI untuk dosis 1 sebanyak 59.517 jiwa(24,9%), dan dosis 2 sebanyak 42,279 jiwa(17,7%) dengan target sasaran sebanyak 238.681 jiwa,dan adapun data pasien covid19 yang meninggal dunia dengan urutan tertinggi yakni kabupaten Batanghari,kemudian tanjung Jabung barat naik 100% yang mana pada periode Juli-Agustus dari 12 orang menjadi 14 orang dan pada bulan September sudah ada 2 orang.

“Melihat data-data tersebut terkait rencana pelaksanaan MTQ tingkat provinsi,hal-hal detail diantaranya seperti lokasi lomba/venue,jadwal,parkir dan mobilisasi peserta dari seluruh kabupaten dan kota perpindahan ke suatu tempat harus betul-betul sesuai dengan aturannya” ungkap Kapolda

Di akhir rapat Kapolda menghimbau agar tanjung Jabung barat melaksanakan penyekatan di pelabuhan Roro untuk mencegah meluasnya penyebaran covid19 dengan memberlakukan syarat masuk pelabuhan dengan menunjukkan sudah vaksin dan bebas covid 19.(a.intang)