penjaraPuluhan Narapidana Kelas II B Bram Itam Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Sabtu (19/1)kemarin, kabur dari tahanan lapas.aksi kaburnya narapidana berjumlah puluhan orang itu, dipicu karena tahanan tidak mau menerima adanya aturan di PP No 99 tahun 2012.yang menyatakan bahwa tahanan narkoba divonis lima tahun tidak akan mendapat remisi.Aksi tersebut tidak ada korban jiwa

dengan adanya PP itu, akhirnya ratusan napi melakukan aksi unjukrasa dan dan melakukan aksi pemberontakan dengan cara memecahkan jaca dan pintu gerbang.saat ini terdata 54 napi kabur yang terdiri dari 10 tahanan 44 Napi.jumlah tahanan dilapas kepas II B yang terletak di Bram Itam Tanjabbar berjumlah288 orang terdiri dari 278 pria dan 10 wanita.

Tuntutan Napi tersebut meminta menganti kasi Dik An Amir,pelanggaran HP harus ditegur dulu,cuti dipermuda,besuk tahanan ditempat yang layak, tidak ada pungli , tidak ada penganiayaan,makanan diperbaiki ,ibadah dipermudah

dengan adanya aksi ini Kapolres Tanjabbar dan dengan Dibantu Kalapas dan Dandim Tanjabbar langsung mengamankan situasi didalam lapas.Alhasil penghuni lapas dapat ditenangkan.

sementara itu Kepala Lapas Kualatungkal, Budi Priyanto, mengatakan kaburnya tahanan ini bermula dari aksi protes terkait penundaan remisi. Minimnya jumlah penjaga pada saat kejadian, membuat tahanan leluasa kabur dengan mendobrak seng pembatas. Usai menjebol pagar seng, para tahanan beramai-ramai merusak kunci pagar pintu tembok bagian selatan lapas.

dengan adanya tuntutan itu, pihak lapas berjanji akan menindak lanjuti dan akan diadakan pertemuan lanjutan denga  kanwil dan perwakilan napi (asep)