BATANGHARI LIPUTAN JAMBI. COM-Sumber data Bidang peternakan dan Kesehatan hewan Dinas perkebunan dan peternakan(Disbunnak) batanghari tentang sebaran penyakit mulut dan kuku(PMK )hewan  ternak per 29 Juni 2022 yaitu :

1.Kelurahan Teratai, jumlah hewan ternak yang yang terdampak 6 ekor, sembuh 5 ekor potong bersyarat 1 ekor

2. Kelurahan Rengas condong jumlah hewan ternak yang terdampak  7 ekor, masih sakit 3 ekor, potong bersyarat 4 ekor

3 .Desa Pasar terusan jumlah hewan ternak yang terdampak 11 ekor ,sembuh 9 ekor potong bersyarat 2 ekor 

4 . DesaJangga, hewan yang terdampak 4  ekor, Potong bersyarat 4 ekor

5 .kelurahan Kapung baru, jumlah hewan ternak yang terdampak 27ekor masih sakit 3 ekor, sembuh 17 ekor dan potong bersyarat 5 7 ekor 

6.Desa Ampelu mudo, jumlah hewan ternak yang terdampak 14 ekor, masih sakit 7 Ekor, sembuh 6 ekor dan potong bersyarat 1 ekor

7. Desa Bungku, jumlah hewan ternak yang terdampak 43ekor, masih sakit 19 ekor ,sembuh 24 ekor

8. Desa Awin, jumlah hewan ternak yang terdampak  2 ekor, Sembuh 2 ekor

9. Desa Bukit kemuning,jumlah hewan yang terdampak 3 ekor masih sakit 3 ekor

10. DesaSungai Ruan dua, jumlah hewan yang terdampak 7 ekor,masih sakit 3 ekor, Sembuh 4 ekor 

11. Desa Amplu ,  hewan ternak yang terdampak 5 ekor, Masih akit 3 ekor, sembuh 2 ekor 

12.Desa Malapari, hewan ternak yang terdampak 25, ekor, masih sakit 15 ekor sembuh 9 ekor 

13.Desa Panerokan, jumlah hewan ternak yang terdampak 10 ekor dalam kondisi sakit semua

14. Desa kembang paseban, hewan yang terdampak 1 ekor, sakit 1 ekor

15.Desa pematang V suku, hewan ternak yang terdampak 1ekor sudah sembuh 1 ekor

16.Desa simpang Sungai rengas, hewan yang terdampak 9 ekor, masih sakit 9 ekor

17. Desa Olak, jumlah hewan yang terdampak 2 ekor, masih sakit 2 ekor

18. Jangga baru, Jumlah hewan yang terdampak 15 ekor, masih sakit 15 ekor

Sumber data tersebut juga menyebutkan hingga 03  Juli 2022 jumlah hewan yang terdampak PMK dari 15 desa yaitu 191 ekor, masih sakit 93 ekor, sembuh 75 ekor, dan potong bersyarat 19 ekor dengan total akumulasi di 7 kematian yakni :

1. Kecamatan Muara Bulian 
Jumlah hewan ternak yang terdampak : 50 ekor , sembuh 23 ekor

2. Kecamatan Batin XXIV 
jumlah hewan ternak yang terampak : 19 ekor

3. Kecamatan Pemayung
Jumlah hewan yang terdampak 2 ekor, sembuh 2 ekor

4. Kecamatan Muara tembesi :
Jumlah hewan ternak yang terdampak : 47 ekor, sembuh 26 ekor

5. Kecamatan Mersam :
Jumlah hewan ternak yang terdampak: 4 ekor

6. Kecamatan Maro sebo ulu : 
Jumlah hewan ternak yang terdampak : 16 ekor, sembuh 4 ekor

7. Kecamatan Bajubang : 
Jumlah hewan ternak yang terdampak : 53 ekor, sembuh 24 ekor 

Dengan total jumlah hewan ternak yang terdampak di 7 Kecamatan yakini : 191ekor, 
masih sakit 79 ekor, sembuh 79 ekor dan potong bersyarat 19 ekor

Jenis dan jumlah hewan yang terpapar adalah Sapi berjumlah 132 ekor, Kerbau 15 ekor dan kambing 4 ekor

Sementara lain kecamatan Maro sebo ilir merupakan wilayah bebas PMK

Dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kasus PMK hewan ternak di kabupaten batanghari, Pemerintah daerah telah menutup pasar ternak sejak 1 juni yang lalu,

 Kegiatan Aktiv servis hewan ternak tim Unit reaksi cepat(URC) disbunnak dan BPBD Batanghari terus di lakukan dan pengawasan terhadap lintas hewan ternak pun di perketat , serta di bentuk nya Gugus Tugas PMK Batanghari dan telah di dirikan Pos Pelayanan PMK di sekretariat Disbunnak batanghari serta akan di lakukan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan pemotongan Hewan qurban ‘Idul Adha ini salah satu nya pembelian hewan Kurban harus di memiliki  surat keterangan kesehatan hewan(SKKH) dari daerah asal

(Herlas)