Lima warga Palestina tewas dan lebih dari 20 lainnya luka akibat serangkaian bentrokan di dekat perbatasan Israel dan Jalur Gaza.
Empat warga Palestina tertembak mati oleh pasukan Israel setelah serangan yang diarahkan pada sebuah jip tentara Israel itu melukai empat penumpangnya.
Pejabat resmi faksi Hamas mengatakan para korban adalah warga sipil dalams upacara penguburan yang berlangsung di kawasan Shijaia dekat Kota Gaza.
Dalam insiden berikutnya, kelompok Jihad Islam mengatakans eorang anggotanya meninggal dunia akibat serbuan udara Israel.
Israel beralasan serangan dilakukan pada larut Sabtu malam sebagai balasan atas serangan roket dari arah Gaza.
“Beberapa saat lalu, IDF (Pasukan Pertahanan Israel) menyasar pasukan peluncur roket di utara Jalur Gaza selang beberapa saat setelah pasukan itu menembakkan roket ke selatan Israel. Serangan tepat mengenai sasaran,” demikian bunyi pernyataan militer Israel.
“Dalam beberapa jam ini, sudah 25 roket ditembakkan dari Jalur Gaza ke Selatan Israel,” tambah pernyataan itu.
Tak lama
Serangan ini adalah insiden terakhir dari serangkaian aksi bentrok antar dua kubu di Gaza.
Seorang bocah Palestina umur 13 tahun tertembak dalam bentrok antara militan dengan tentara Israel di Gaza Kamis .
Berikutnya seorang anggota pasukan Israel cedera ketika sebuah terowongan meledak dekat perbatasan Gaza kata militer Israel.
Menurut syap militer Hamas, Brigade Izz al-Din Qassam, mereka bertanggungjawab atas ledakan itu sebagai balasan atas tewasnya korban bocah Palestina sebelumnya.
Wartawan BBC di Ramallah Tepi Barat, Jon Donnison, mengatakan bentrokan dekat perbatasan sering terjadi.
Masa tenang dan damai jarang ebrlangsung lama, tegasnya.
Harapan untuk menciptakan jalur menuju perdamaian dua negara kandas setelah PM Benyamin Netanyahu berkeras meneruskan perluasan wilayah pemukiman di tanah Palestina yang diduduki Israel.
Kubu Palestina menolak meneruskan perundingan jika Israel meneruskan perluasan tersebut.( bbc)