imagesWakil Gubernur (Wagub) Jambi, H.Fachrori Umar menghimbau masyarakat untuk menjadikan Haul sebagai momen untuk memperkokoh keimanan. Himbauan tersebut dikemukakan oleh Wagub dalam Haul Syekh Abdul Qadir Al-Jailani Majelis Ta’lim Al-Hidayah Cabang I dan Peringatan Hari Ulang Tahun Pondok Pesantren (HUT ke-23 Ponpes Sa’adatul Abadiyah), bertempat di Halaman Ponpes Sa’adatul Abadiyah Parit 2, Kelurahan Patunas, Kecamatan Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Selasa siang (26/02).

Wagub menghimbau masyarakat untuk berterima kasih atas apa yang dilakukan oleh para pendahulu, termasuk para tokoh agama yang telah berjuang keras untuk melakukan kebaikan-kebaikan.

Seperti yang sering ia himbau kepada masyarakat tentang meningkatkan kewaspadaan, kali ini Wagub kembali menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap narkoba, aliran sesat, pungutan liar (pungli), KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme).

Wagub menghimbau masyarakat untuk sabar dan tawakal untuk menjalani kehidupan.

Wagub juga menghimbau masyarakat untuk saling bekerjasama untuk kebaikan.

Kepada para santri dan santriwati Ponpes Sa’adatul Abadiyah, Wagub berpesan supaya para santri dan santriwati tersebut untuk belajar sebaik mungkin dan bisa mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.

Disamping itu, Wagub berharap agar Ponpes Sa’adatul Abadiyah semakin maju.

Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Katamso, SH,SE,ME, dalam sambutannya menyatakan, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melakukan pembangunan di seluruh sektor, termasuk bantuan dalam pembangunan mesjid dan Ponpes (pembangunan fisik dan non fisik), sebagai salah satu pembangunan akhlak masyarakat.

Usai menyampaikan sambutan, Katamso memberikan bantuan bagi Ponpes Sa’adatul Abadiyah senilai Rp5 juta.

Perwakilan dari pengurus Ponspes Sa’adatul Abadiyah, Ustad Drs.H. Kaspul Anwar, dalam sambutannya, pada intinya mengharapkan agar kegiatan ini dapat meningkatkan persaudaraan dan keimanan jemaah.

Ketua Panitia Pelaksana, Ustad Adi Siswa,S.PD.I, dalam laporannya menyampaikan, acara ini merupakan peringatan wafatnya beberapa tokoh agama Islam yang melakukan syiar agama Islam.

Adi mengatakan, dengan adanya acara seperti ini, ternyata bisa menambah jumlah santri dan santriwati Ponpes Sa’adatul Abadiyah.

Namun, ungkap Adi, peningkatan jumlah santri dan santriwati tidak dibarengi dengan peningkatan fasilitas yang memadai, sekaligus menghimbau kepada masyarakat yang bersedia, untuk membantu menambah fasilitas di Ponpes tersebut.

Turut hadir dalam acara tersebut, para pejabat terkait dari Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, para tokoh agama, para tokoh masyarakat, masyarakat setempat, serta para undangan lainnya. (/HMS)