Jambi-liputan Jambi com,Polemik Pengerjaan jalan yang di kerjakan oleh CV.indo karunia Redjeki dengan nomor kontrak HK.02.01.Bb/PJN-1/PPK-1.3/001/2022 Tertanggal 03 Januari 2022 yang sumber pendanaan nya dari APBN berakhir ke tahap mediasi dengan kesepakatan bahwa proyek pengerjaan jalan tersebut tetap di lanjutkan dan dana akan tetap dijamin oleh pihak satuan kerja untuk tidak di cairkan sebelum ada pembekuan rekening.

Mediasi itu di fasilitasi oleh Polsek Mestong yang mempertemukan beberapa pihak yang bertikai tentang masalah pendanaan pengerjaan proyek jalan tersebut.

Seperti di ketahui bahwa dana yang ber sumber dari APBN ini yang pengerjaan jalan yang di lakukan oleh CV indo karunia Redjeki melingkupi preservasi jalan simpang tuan-batas kota Jambi, Mendalo darat(batas simpang tiga)- simpang Rimbo,batas kota jambi-tempino, batas provinsi sumatera selatan -jalan nasional kota Jambi.

Kuasa hukum dari pihak suplier aspal berharap dengan adanya mediasi ini dan adanya kesepakatan dapat terselesaikan dengan baik.

“Kami berharap dengan adanya mediasi ini maka akan didapat penyelesaian terbaik bagi semua pihak, proyek tetap berjalan, dan supplier aspal juga tidak dirugikan. Kejadian ini seharusnya bisa diselesaikan di tingkat PPK karena PPK memiliki kewenangan untuk mencari pemecahan atas masalah ini, Ini juga menjadi catatan untuk proyek proyek serupa agar proses seleksi pemenang tender bisa dilakukan lebih akurat lagi dengan tidak hanya bagus dari sisi administrasi badan hukum semata, tetapi juga harus dilihat kemampuan pemenang tender dari sisi pendanaan maupun penguasaan tekhnis dilapangan,Satu hal lagi yang paling krusial adalah memastikan bahwa pemenang tender adalah juga pelaksana pekerjaan, sehingga jika terjadi masalah hukum ke depannya, perusahaan pemenang tender pertanggungjawabannya bisa dilaksanakan secara mutlak, tidak lagi melemparkan tanggung jawab pada pihak ketiga yang akan semakin memperumit permasalahan” Tutup Mike Siregar SH

Tim