neneng-saya-tidak-pernah-berniat-menjadi-buronanTerdakwa kasus korupsi pengadaan dan pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada 2008, Neneng Sri Wahyuni, mengaku menyesal tidak segera kembali ke Jakarta, usai ditetapkan sebagai tersangka. Dia berkilah tidak berniat menjadi buronan Komisi Pemberantasan Korupsi.

“Saya waktu itu bingung, galau, sedih, dan tidak tahu harus mengadu kepada siapa. Saya pun tidak pernah berniat menjadi buronan,” kata Neneng saat membacakan nota pembelaan (pledoi), di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (21/2).

Neneng mengatakan, dia memang mengantarkan suaminya, Muhammad Nazaruddin, berobat ke luar negeri. Tetapi, tidak lama kemudian KPK menetapkan Nazaruddin menjadi tersangka korupsi.

Neneng lalu kembali ke Malaysia buat menyekolahkan anak-anaknya. Saat itu dia dicegah bepergian ke luar negeri oleh KPK. Tidak lama berselang dia ditetapkan menjadi tersangka kasus korupsi PLTS.

“Saya bukan buronan. Karena saya tidak berniat kabur dari masalah hukum. Saya cuma tidak tahu harus mengadu kepada siapa,” ujar Neneng.

sumber :merdeka.com