Liputanjambi. Com Jambi – Usai mendatangi Kanwil ART BPN Provinsi Jambi barsama Pengacara, Ketua AWDI Provinsi Jambi, Solidaritas Masyarakat Peduli serta ratusan Mahasiswa 30 Juni 2022 lalu untuk meminta keadilan terkait adanya Sartifikat ganda diduga ulah komplotan oknum pegawai BPN dengan mafia tanah untuk menguasai sebidang tanah milik Elida Caniago ber’alamat Pall. 5 Jln. M. Kukuh Rt. 07 Kecamatan Kota Baru Kota Jambi, akibat perbuatan para mafia tersebut Elida Caniago Istri Asril yang berprofesi sebagai pedagang pisang keliling di Penjara 9 bulan kurungan di Rumah Tahanan (RUTAN) Kabupaten Muaro Jambi Provinsi Jambi atas tuduhan penyerobotan dan menyewakan tanah orang lain.

Didampingi Pengacara Asril membawa bukti-bukti kepemilikan atas hak tanah yang dimiliki, melakukan gugatan kepada Inisial L Istri dari R yang diwakili 2(dua) pengacaranya, jalani Sidang Perdata di Pengadilan Negeri Tipikor & PHI Jambi Kelas 1 A, Asril hadirkan 2 (Dua) saksi atas batas tanah dan yang mengetahui asal mula pemilik tanah sebelum dibeli oleh Asril Selasa / 12 / Juli / 2022.

Saksi berinisial A dan W dipersidangan waktu menjawab pertanyaan dari hakim ketua maupun pengacara tak jau berbeda, tidak mengetahui bahwa ada Sartifikat lain selain Sartifikat milik Asril, dan tak pernah tahu ada yang datang mengaku bahwa tanah yang diduduki Asril itu miliknya, bertahun-tahun saya sewa tanah disana bayarnya ke Asril dan tidak pernah ada pemberitahuan dari pemerintah setempat bahwa tanah yang saya sewah milik orang lain selain Asril, tak pernah tau adanya tim BPN mengadakan pengukuran dilokasi tanah Asril terkait kehadiran Sartifikat baru dilokasi tanah milik Asril. Ungkap saksi dengan nada santai.

Maizarwin. SH, MA, M, selaku Pengacara Asril selesai mengikuti sidang waktu di wawancarai Ketua Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) Lukman, mengatakan dalam persidangan kedua saksi menyampaikan apa adanya yang dia tahu tidak ada rekayasa dan pertanyaan-pertanyaan yang dilemparkan kepada saksi-saksi dijawab denga lancar sesuai dengan sicon yang ada, disidang yang akan datang kita hadirkan 3 (Tiga) saksi lagi yang mengetahui terkait asal mula tanah dan Sartifikat milik Asril. Tandas Maizarwin. (FS).