SSSurlMayat Franky Paulus Siahaan (40) yang ditemukan tewas menghanyut di Kalimalang, akan divisum di RS Polri, Kramat Jati, Jaktim. Tak ada luka bekas penganiayaan di tubuhnya.

“Sekarang di RS Polri, mau divisum dulu,” kata Kapolsek Kampung Makasar, Kompol Sutarjo saat dihubungi, Sabtu (29/12/2012).

Berdasarkan identifikasi awal polisi, tidak ada luka penganiayaan di tubuh Franky, warga Cakung ini. “Nggak ada luka atau tanda penganiayaan. Kalau hidung berdarah mungkin karena hanyut itu,” imbuhnya.

“Belum diketahui meninggalnya masih menunggu visum dulu,” sebut Sutarjo. Saat ini pihaknya masih berupaya menghubungi keluarga korban.

Sebelumnya, Deni saksi mata penemuan mayat menuturkan, tubuh Franky hanyut terbawa arus Kalimalang dari arah Pondok Kelapa ke Pangkalan Jati. Mayat ditemukan pukul 09.00 WIB di dekat jembatan kecil RS Harum, Jalan Inspeksi Saluran Tarum Barat, Kalimalang, Cipinang Melayu, Jaktim.

Awalnya warga mengira mayat tersebut adalah boneka. Namun setelah didekati, tampak wajah Franky mendongak ke atas. Deni kemudian mengambil bambu dan menarik mayat itu dari atas jembatan kecil.

Korban mengenakan kaos bercorak garis warna cokelat dan celana bahan panjang warna kuning terang. Korban berambut pendek ini memakai jam tangan karet hitam di kiri.