MEMINTA  KEPADA  PIHAK  HUKUM  MEMIHAK  PADA  YANG BENAR

Liputan jambi Com

P1180303Hasil kompermasi  Wartawan Lj Com  25/6/2013 kepada Maimunah di RM hola Jambi yang di dampinggi oleh kuasanya M uhamad Taher  dari sekjen  tim tujuh (7) itelejen Invetigasi Provinsi Jambi,mengatakan untuk sementara dengan kasus  dirinya yaitu tentang penyerobotan tanah  miliknya   dari orang tuanya atas nama M.Taher imam Kari(Almarhum) yang di miliki sejak tahun 1960 ,teryata sekarang ini  di serobot dan di jual belikan oleh.T. ARIPIN Dan ISKANDAR kepada pihak perusahaan PT ANUGRAH TIGA CAHAYA(ATC)  yang dulunya  PT.AGRO TUMBUH CERMELANG ABADI (ATGA). Selama Empat(4) tahun sudah kasus tersebut belum juga selesai. Yang selama ini Maimunah tidak ada kepuasan sudah dua (2) kali mengusakan kepada kuasa hukumnya  tetapi  hasil kerjanya belum ada juga  ,maka Maimunah memutuskan  tidak memakai kuasa hukumnya lagi ,dan sekarang Maimunah memakai kusa hukum yang baru,alham dulilah dengan adanya kuasa hukum yang sekarang ini berjalan hamper satu(!) tahun hampir ada tkejelasan,yang nyatanya Maimunah merasa Puas karena perkara yang selama ini tidak bisa untuk siding sampai pengadilan  sekarang sudah sampai pengadilan dan Dua (2) saksi dari kami sebagai pemilik tanah sudah di ambil keterangganya  oleh pihak pengadilan tanjung jabung timur Jambi pada tanggal 24/06/2013 lalu.

Selama saksi dari kami yang di ambil keteranganya  pada tanggal 24/06/2013 alham dululah  menerangkan apa adanya  yaitu memang tanah tersebut adalah hak milik M.Tahir  Imam Kari yang sekarang  mengatakan Maimunah salah satu pewarisnya. Maimunah juga mengatakan  kalau dari pihak kami sudah semua di panggil oleh pihak pengadilan ,untuk selanjutnya pihak dari tergugat yang akan di panggil  pada tanggal 8 Juli 2013.

Saat di Tanya oleh Wartawan LJ Com apa keinginan saudari dalam hal kasus yang saudari alami sekarang ini, kalau saya meminta kepada penegak hukum agar dapat melakukan supermasi hukum ,yang benar katakan benar dan yang salah katakan salah .kalau saya percaya ,semua kasus ini saya serahkan sepenuhnya,  di sebabkan hasil keterangan saksi dalam persidangan telah mengatakan sejelas jelasnya di dalam persidangan,menurut keterangan bapak lurah nibung putih menjelaskan kepada hakim ketua dan majelis hakim sewaktu persidangan menerangkan bahwa perbatasan daerah kelurahan kampung dabuk sinkep dan kelurahan nibung putih berbatas dengan sungai asam pipih,sedang kan lahan dipeseketakkan adalah kepunyaan tanah  persawahan Muhammad tahir imam kari,sejak tahun 1960 sampai saat ini di garap oleh kelompok petani penggarap yang di beri kuasa almarhum Muhammad taher imam kari dan ahli warisnya juga member kuasa izin penggarap kepada kelompok petani penggarap bpk kamirek sampai saat ini,kepadan juga dgn kelompok yang lain nya seprti bpk gento yang diberi kuasa dari ibu maimunah sebagai petani penggarap sejak tahun 2011 sampai saat ini,di dalam persidangan saudar geto sbg saksi menerangkan bahwa kelompok tani bpk kamirek dan saya yg kami garap tanah persawahan kepunyaan bpk almarhum Muhammad taher imam kari,dan sewaktu persidangan dalam pertanyaan majelis hakim menanyakan kepada bpk gento,dimana batas wilayah kampung dabuk singkep dan kelurahan nibung putih,di jawab oleh pak gento,adalah berbatas dgn sungai nibung putih,kedua saksi yg dihadiri oleh penggugat dgn jawaban yg sama,dan menurut keterangan saksi pak lurah nibung putih,bahwa PT ANUGRAH TIGA SAUDARA (ATC)DN PT AGRO TUMBUH GEMILANG ABADI (ATGA) membeli tanah lokasi perkebunan kelapa sawit yang saat ini di Tanami (menguasai) yg di dapat di jual beli melalui bapak iskandar dan pak aras,adalah surat tersebut dikeluarkan oleh kelurahan kampung dabuk singkep sedangkan lokasi tanah yg di garap adalah kelurahan nibung putih(salah garap),  kuasa saya baik dari  Muhamad Tahir Dari tim tujuh(7)  inteljen inventigasi   Prov. Jambi dan kuasa hukum saya H.NASRI UMAR,SH.MH&ASSOCIATES,ahmad joni SH, yang mendapingi  semua di dalam persidangan di saat sidang.

Kalaulah Maimunah menang dengan perkaranya  akan meminta kepada pihak Tergugat  agar dapat mengembalikan tanah hak miliknya  sebanyak yang iya miliki,  dan kepada pihak hukum agar dapat melakukan hukum yang seadil adilnya. Tegas Maimunah Kepada LJ Com.

Ditambahkan lagi dari Muhamad Tahir  sebagai kuasa, sudah jelas dua  kelurahan  sudah membuat surat peryataan  untuk batas  pada tanggal 8 mai 2013 yang menyatakan batas tersebut adalah  masuk kelurahan Nibung Putih dan bukan masuk  kampung Singkep . serta saksi saksi lain yng menguatkan kita  yaitu para petani yang menumpang bercocok tanam di tanah hak milik M.Tahir Imam Kari (almarhum) dan dia menyatakan tanah tersebut memang benar  tanah hak milik almarhum ,begitu juga pihak dari pertamina Petro  yang membeli tanah dari  almarhum. Dan juga ada surat surat yang lainya  sebagai data pendukung untuk memenangkan kasus tersebut.

,kami mengharapkan kepada pihak pengadialan harus lebih jeli lagi untuk menangani  kasus tersebut. Jangan sampai ada para saksi  dari pihak tergugat  membawa saksi  bayaran atau saksi  dari luar yang tidak tau seluk beluknya.  Bila mana ada saksi  dari pihak tergugat  yang makai bayaran  ,kami meminta kepada pihak hukum untuk menindak setegas tegasnya demi menegak kan  supermasi hukum  yang seadil adilnya ,bila di pandang masyarakat luas  keputusan hukum ini adalah memang benar memihak yang benar bukan memihak yang salah atau memihak kepada orang yang banyak uang,  saat di Tanya  kepada Wartawan LJ Com  bagai mana untuk kinerja selanjutnya  anda sebagai kuasa maimunah dalam menangani kasus tersebut ,? Ya bagi saya mudah mudahan semua kegiatan kasus tersebut berjalan  kami dari kuasa Maimunah  tim Tujuh (7)  Intelejen Investigasi  Prov.Jambi  akan memantau terus  sampai kasus ini berahir.kalaulah permasalahan  kedalam persidanggan semuanya sudah ada pengacaranya  untuk mendapingi sepenuhnya , secara peribadi saya sendiri sanggat percaya  kepada pengacara yang kami tunjuk . Tim