Jajaran kepolisian polres metro jakarta utara membongkar sindikat industri minuman keras (miras) palsu bermerk Brandy. Penggerebekan itu dilakukan di sebuah rumah mewah yang terletak di Jalan Pelepah Elok I Blok QA-6 nomor 9.

Terungkapnya kasus ini, setelah polisi mengamankan sebuah mobil Suzuki APV warna silver bernopol B 1658 UFY di Jalan Boulevard Raya Kelapa Gading.Dari mobil itu polisi mendapat 50 dus berisi minuman keras. Mendapatkan temuan itu, petugas lalu melakukan penyelidikan hingga terungkap lah rumah produksi yang menghasilkan 3.000 botol miras per hari dengan omzet Rp 500 juta dalam setiap bulan.

“Kami kembangkan dan terungkap adanya produksi minuman keras di rumah ini. Kami menyita 184 dus yang berisi 12 botol setiap dusnya, atau sebanyak 2.208 botol minuman keras.

Sementara ini baru terungkap satu merk yang mereka produksi, yaitu Brandy,” kata Kapolres Jakarta Utara, Kombes Piol Drs.M. Iqbal di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (6/11) .

Polisi juga mengamankan sembilan orang tersangka. Yakni PFK (50), SN (27), RS (20), DM (28), AO (27), RT (36), SD (18), dan AR (36), termasuk pemiliknya berinisial R.

Salah satu tersangka yang berinisial RT (36) menjelaskan dirinya bertugas sebagai pihak yang mengemas isi botol dari tangki minuman keras.

“Saya bisa mengisi air dari tangki ke botol bisa sampai 300 botol seharinya, saya bekerja sudah hampir dua bulan,” ujarnya.

Polisi menjerat sembilan tersangka dengan Pasal 55 huruf (F) nomor 7 tahun 1996 tentang Standar Mutu Produksi Minuman Beralkohol dengan ancaman kurungan penjara paling lama enam tahun.

“Kita masih dalam penyelidikan kasus tersebut,” tandasnya.

-Bidhumas Polda Metro Jaya-