Muarasabak-Liputan Jambi.com,Jajaran Polres Tanjab Timur, melaksanakan pengamanan dan pengawalan pawai obor takbir keliling menyemarakkan Hari raya Idul Adha 1443 H, Sabtu (10/07/22) malam.

Dalam Kegiatan pengamanan tersebut Kapolres AKBP Andi M Ichsan Usman di dampingi Kabag Ops Kompol Deni Mulyadi dan seluruh PJU dan personil polres Tanjab Timur

Kapolres Tanjab Timur yang di wakili Kabag Ops Kompol Deni Mulyadi saat di konfirmasi, mengatakan harapannya agar dalam kegiatan pawai ini lebih menonjolkan nuansa ibadah sehingga gema takbir lebih bergema dari pada bunyi bising kendaraan, serta memberikan himbauan agar peserta pawai menanti aturan berlalu lintas sehingga pelaksanaan pawai ini benar benar berjalan aman tertib dan lancar.

“Personil polres Tanjab Timur dan Polsek melaksanakan pengamanan dan pengawalan giat pawai obor dan takbir keliling dalam rangka menyambut hari raya Idul Adha 1443 Hijriah. Pawai yang digelar dengan berjalan kaki dengan membawa obor sambil bertakbir”.

Sekitar 200 personil polres Tanjab Timur yang di terjunkan untuk mengamankan malam Idul Adha 1443 H tahun 2022, para Santri yang ada di Kabupaten Tanjab Timur melakukan tradisi pawai obor. Para santri dari berbagai Pondok Pesantren melakukan tradisi pawai obor dan takbiran keliling dengan berjalan kaki dari pusat kota kabupaten Tanjab Timur hingga ke Gor Paduka berhala.

Saat di tanya adanya kasus yang menonjol di malam Idul Adha ini, Kabag Ops mengatakan Alhamdulillah  hingga saat ini tidak ada ditemukan kasus yang melanggar hukum, dan alhamdulillah semuanya berjalan dengan baik dan kondusif, jelasnya.

Kompol Deni Mulyadi menjelaskan. Seluruh personel jajaran Polres Tanjab Timur bersiaga di setiap titik persimpangan dan titik rawan Laka di jaga oleh personil Satlantas polres Tanjab Timur untuk membantu pengamanan dan pengawalan jalur atau route.
Pengawalan dari pihak polres untuk menjaga agar para santri yang melaksanakan pawai aman dan nyaman.

Pawai obor keliling dengan membawa pengeras suara dan bedug untuk melantunkan takbir. Terdapat juga iring-iringan motor di baris paling belakang mereka adalah warga sekitar yang ikut serta meramaikan pawai obor.

Kemeriahan pawai obor terlihat dari ramainya antusiasme para santri dan masyarakat baik dari anak-anak, remaja, hingga dewasa. Para santri juga terlihat menggenggam obor dari bambu dan sebagiannya lagi ikut berjalan di belakangnya sembari terus melantunkan gema takbir.

Pawai obor sudah menjadi kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh para santri setiap tahunnya dalam menyambut malam takbiran atau Hari Raya Idul Adha Tradisi pawai obor menjadi salah satu bentuk rasa suka cita di malam takbiran.Walaupun beberapa tahun belakangan di tiadakannya pawai obor akibat wabah pandemi covid 19.tuturnya.(9int).