Liputanjambi.com  TANJAB BARAT – Terkait dengan akan dilakukan nya Reshuffle Kepala OPD di jajaran Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam waktu dekat. Ketua Umum Formatur HMI Cab. Tanjung Jabung Barat menyampaikan pesan bahwa harus selektif dalam memilih Kepala OPD,rabu (1/9/2021).

“Bupati harus selektif betul dalam memilih Kepala OPD yang baru nantinya, jangan sampai memilih kepala OPD yang tidak berkompetensi dalam bidang nya, karena ini menyangkut kehidupan masyarakat Tanjung Jabung Barat”. Sebutnya

Luqman juga menambahkan bahwa jangan sampai momen reshuffle ini dijadikan transaksi money politik dan bagi-bagi jabatan.

“Jangan sampai Momentum Reshuffle Kepala OPD ini dijadikan ajang Transaksi Kekuasaan dengan Gratifikasi, nah ini yang kita khawatirkan karena kita tentu menginginkan pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, efektif dan efesien intinya good goverment (pemerintahan yang baik). Jelasnya

Juga terkait mekanismenya Ketua Umum Formatur HMI Cab. Tanjung Jabung Barat ini menyampaikan jangan sampai pihak-pihak yang dilibatkan nantinya cuma dijadikan syarat untuk menutupi indikasi-indikasi kecurangan dalam reshuffle Kepala OPD ini.

“Mekanisme nya di jalankan dengan benar lah, jangan sampai melibatkan banyak pihak seperti, akademisi, praktisi dll. Itu hanya dijadikan syarat untuk menutupi indikasi-indikasi kecurangan yang bakal muncul, intinya kita ingin kepala OPD yang berkualitas. Tutupnya.(MH. M.Luqman)