LiputanJambi.com Sarolangun –begitu malangnya nasib Mudrika warga desa ladang panjang, kecamatan Sarolangun,kabupaten sarolangun baru,baru ini.

”Kebakaran ini terjadi pada sa,at Mudrika lagi keluar rumah beserta keluarganya pergi mengantarkan anaknya ke pondok pesantren pada saat meninggalkan rumahnya dalam keadaan aman.

Berselang kemudian Mudrika mendapa telpon dari Muhammad Hapis selaku kepala MTSN 4 Sarolangun bersama pak iwan waka siswa yang mau apsen sore melihat bahwa rumahnya sudah di silimuti oleh sijago merah (terbakar)

Muhammad Hapis melihat kobaran api di rumah penjaga sekolah,langsung minta bantuan kepada warga sekitar nya,namun api cepat membesar dan minta pertolongan dari damkar Sarolangun,20 menit kemudian 3 unit mobil damkar Sarolangun sudah berada di lokasi,api sudah bisa  dipadamkan 16.30wib”kata camat sarolangu.Zairin.

Atas kejadian tersebut kerugian di tafsirkan mencapai puluhan juta rupiah,sedang kan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan namu dugaan kuat api beraasal dari arus pendek listrik,Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran ini,namu di tafsirkan kerugian sekitar 20jt”katanya.

“Selanjutnya camat Sarolangun,menghimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dalam meniggalkan rumah agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi, tutup nya. (PR)