Jambi (Diskominfo Provinsi Jambi) – Wakil Gubernur Jambi, Drs.H.Abdullah Sani,M.Pd.I., mendorong Staff Ahli untuk meningkatkan peran dan kreatifitas dalam mendukung visi misi daerah. Hal tersebut disampaikan Sani pada Rapat Koordinasi Staf Ahli Kepala Daerah se Provinsi Jambi Tahun 2023, bertempat di Hotel Aston Jambi, Selasa (14/02/2023).

“Saya berpesan kepada seluruh peserta rakor untuk mengikuti rakor dengan sebaik-baiknya, sehingga output rakor ini berkontribusi besar bagi pemerintah daerah. Staf Ahli Kepala Daerah se Provinsi Jambi harus terus meningkatkan peran dan kreativitasnya dalam memberikan kajian dan telaah sebagai masukan bagi Kepala Daerah dalam menetapkan kebijakan terkait penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan untuk kemajuan serta kesejahteraan daerah, yang tentunya kontributif terhadap kemajuan nasional Indonesia,” ujar Sani.

Sani mengungkapkan, berdasarkan Pasal 170 Peraturan Gubernur Jambi Nomor 25 Tahun 2020 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Sekretariat Daerah Provinsi Jambi, Staf Ahli mempunyai tugas memberikan rekomendasi terhadap isu-isu strategis dan/atau pertimbangan dalam perumusan kebijakan kepada Gubernur mengenai masalah urusan pemerintahan sesuai bidang keahliannya, serta mewakili Pemerintah Daerah dalam pertemuan ilmiah, sosialisasi kebijakan di tingkat Internasional, Nasional, Provinsi, dan Kabupaten/Kota dengan menyesuaikan kebutuhan dan keuangan daerah.

Sani menuturkan, Staf Ahli diisi oleh orang-orang yang berpengalaman dan berwawasan, yang mampu menjadi tim konseptor dan kreator yang mumpuni bagi kepala daerah, dalam memberikan kontribusi analisis kebijakan, masukan, dan rekomendasi yang konstruktif untuk mengakselerasi pembangunan sesuai dengan visi dan misi kepala daerah.

“Saya mengharapkan para Staf Ahli Kepala Daerah Se Provinsi Jambi bangga terhadap jabatan yang diemban, berkontribusi aktif, dan melaksanakan budaya kerja yang memberdayakan seluruh potensi yang dimiliki, dalam memberikan kajian terkait isu-isu strategis dan terkini serta solusi terhadap permasalahan-permasalahan pembangunan daerah serta dalam pengambilan kebijakan dalam penyelenggaraan pemerintahan, pemberdayaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta peningkatan perekonomian masyarakat dan daerah,” tutur Sani.(tim)