Ranjau paku yang ditebar di jalan raya masih menjadi ancaman pengendara motor. Oleh karenanya, Sat Lantas Jakarta Barat tak henti-hentinya melakukan penyisiran.

Atas atensi Kasat Lantas Jakarta Barat AKBP Wong Niti Harto Negoro SIK, Sat Lantas Jakarta Barat melakukan giat sisir ranjau paku secara rutin dua kali per pekan.

“Penyisiran dilakukan mulai pukul 07.00 WIB setelah selesai apel hingga selesai,” ujar Kanit Dikyasa Sat Lantas Jakarta Barat AKP Drs. Lis Gunanto.

Lanjut AKP Gunanto, tingkat kerawanan untuk penyebaran ranjau paku adalah di malam hari. Namun, pihaknya juga sudah melakukan tindakan-tindakan pre-emtif seperti dengan melakukan sosialisasi ke para pekerja tambal ban.

Adapun jalan-jalan yang menjadi perhatian penuh Sat Lantas Jakarta Barat adalah jalan Daan Mogot dan Kyai Tapa. “Setiap penyisiran yang dilakukan di Daan Mogot dan Kyai Tapa setidaknya didapat setengah kilogram paku, dari berbagai jenis,” terangnya.

Sementara itu, alat yang digunakan untuk melakukan penyisiran masih manual. Beberapa medan magnet ditempelkan disebilah kayu yang diberi pegangan. Selanjutnya, dilakukan penyisiran oleh para anggota Sat Lantas Jakarta Barat.

“Penyisiran ini kami lakukana secara rutin untuk menjaga keselamatan dan kelancaran dalam berlalu lintas,” tutupnya. Diposkan oleh