Khalid Sheikh Mohammed dan empat orang yang dituduh terlibat dalam serangan 9/11 muncul dalam pengadilan militer AS untuk pertama kalinya setelah lima bulan.

Proses pra peradilan yang panjang di Teluk Guantanamo Bay akan fokus kepada masalah kerahasiaan.

Khalid Sheikh Mohammed didakwa sebagai otak dibalik serangan, sementara empat orang lainnya dituduh memberikan dukungan dalam mengkoordinasikan pembajakan.

Mei lalu, persidangan kasus itu berlangsung selama 13 jam.

Selama persidangan, yang secara formal mendakwa lima orang laki-laki, para terdakwa meluapkan kemarahan, menantang dan menolak untuk menjawab pertanyaan hakim atau menggunakan sistem penerjemah.

Para terdakwa Khalid Sheikh Mohammed, Ramzi Binalshibh, Mustafa Ahmad al-Hawsawi, Ali Abd al-Aziz Ali dan Waleed bin Attash dituntut oleh pengadilan militer khusus selama masa perang yang dikenal sebagai sebuah komisi militer.

Mereka didakwa berkonspirasi dengan al-Qaeda, terorisme dan pembunuhan untuk masing-masing korban serangan 11 September pada saat gugatan diajukan yaitu 2,976 orang.

Lima orang terdakwa kemungkinan akan menghadapi hukuman mati jika terbukti bersalah.

Dugaan klasifikasi

Senin (15/10), para tergugat mendengarkan dengan tenang dan menjawab pertanyaan hakim, meskipun Khalid Sheikh Mohammed mengatakan : “Saya tidak berpikir ada keadilan dalam persidangan ini.”

Kuasa hukum mengatakan selama peradilan klien mereka tidak seharusnya dipaksa untuk menghadiri sisa persidangan, karena pemindahan secara paksa dari sel mereka yang memiliki pengamanan ketat akan mengingatkan mereka pada penjara CIA.

Sebelum dipindahkan ke Teluk Guantanamo pada 2006 lalu, para terdakwa ditahan di penjara rahasia CIA.

Lima orang tersebut mengatakan mereka disiksa selama masa interograsi. Khalid Sheikh Mohammed berulang kali disiksa dengan cara diletakan di papan dan disiram air, sebelum dibawa ke Guantanamo.

“Kami telah berbicara tentang penyiksaan ini,” kata salah seorang kuasa hukum, kapten AU Michael Schwartz, Senin.

Tetapi Hakim James Pohl mengatakan masalah itu tidak relevan dalam persidangan.

Jaksa penuntut mengatakan penggunaan papan air dan metode sejenisnya dapat relevan dilakukan untuk menentukan pakah pernyataan para tahanan diberikan secara sukarela dan selama masa penahanan.

Pengadilan juga diperkirakan akan mendengarkan permintaan kuasa hukum untuk mengakhiri apa yang mereka sebut sebuah “dugaan klasifikasi” bahwa perlakukan dalam penjara CIA merupakan sebuah rahasia, seperti permintaan media untuk pembatasan ruang sidang untuk masalah rahasia.

Hakim Pohl mengeluarkan aturan bahwa para terdakwa tidak boleh dipaksa untuk hadir dalam persidangan selama pekan ini, tetapi tidak mengatur persidangan pra peradilan.

Dia mengatakan bahwa seluruh terdakwa harus hadir dalam persidangan, yang telah berjalan lebih dari satu tahun.(bbc uk)