BATANGHARI LIPUTANJAMBI.COM-Terkait makin marak sebaran kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) hewan ternak di provinsi jambi, Gubernur Jambi keluarkan Instruksi nomor 7 / INGUB/DTPHP-1.1/ 2022 tentang percepatan penanganan penyakit mulut dan kuku di provinsi jambi yang mana surat instruksi tersebut di tujukan kepada walikota dan para bupati se provinsi jambi yang berisikan 8 butir instruksi yang di tetapkan pada tanggal 22 Juli 2022 oleh gubernur jambi Al Haris. 

Hal tersebut di lakukan dengan menindak lanjuti instruksi menteri dalam negeri nomor 37 tahun 2022 tentang penanganan penyakit mulut dan kuku di daerah dan hasil rapat koordinasi satuan tugas penanganan PMK provinsi jambi dalam rangka percepatan penanganan PMK, untuk mengoptimalkan pengendalian PMK  berdasarkan reviu berkala mengenai kondisi dan situasi terkini

Adapun instruksi gubernur jambi di antara nya adalah pada butiran , 

 KEEMPAT: Menganggarkan pendanaan penanganan PMK melalui mekanisme belanja tidak terduga(BTT) 

KELIMA : Percepatan pelaksanaan pengadaan Obat obatan dan penunjang agar tercipta zero case

KEENAM : Percepatan pelaksanaan Vaksinasi PMK yang telah di bagi berdasarkan wilayah dalam kurun waktu 30 hari sejak tanggal 19 Juli 2022 serta melakukan kerja sama dengan pihak lain sesuai dengan kewenangan dan ketentuan peraturan perundang undangan

KETUJUH : Mengendalikan, menanggulangi, dan melakukan pengawasan PMK dengan melibatkan pihak pihak Terkait seperti TNI, POLRI, Kejaksaan, BPKP, Tenaga medik Vateriner, PDHI, Akademisi dan masyarakat dalam penerapan surat edaran satuan tugas penanganan penyakit mulut dan kuku nomor 2 tahun 2022 tentang protokol kesehatan pengendalian penyakit mulut dan kuku

( Herlas)