1531355-barang-bukti-kasus-judi-620X310aparat Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya kembali membekuk tiga agen judi Online pada situs judi yang berbasis di luar negeri. Penangkapan ketiganya berawal dari  tertangkapnya sejumlah pelaku judi togel yang diringkus di Jalan Kramat Jaya Baru Blok H-1, Johar Baru, Jakarta Pusat, pada 19 Desember 2012 lalu.

 Tersangka yang ditangkap berinisial CBU, HBU, dan MH.
 “Mereka agen judi online dengan website www.sbobet.com dan www.ibc.com yang merupakan situs judi asal Amerika Serikat,” kata Kompol Ahmad Yani, Panit 3 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

“Hasil pengembangan dan penyelidikan diketahui aliran dana rekening yang akhirnya mengarah kepada para pelaku yang menjadi agen judi online tersebut,” terang Kompol Ahmad Yani.

Polisi berhasil mengamankan 150 nomor rekening dan uang senilai Rp 1 miliar yang tersimpan pada sebuah bank. “Kami mengamankan 150 rekening dan total uang senilai Rp 1 miliar yang saat ini masih tersimpan di salah satu bank,” kata Kompol Ahmad Yani lagi.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto menjelaskan Situs judi www.sbobet.com dan www.ibc.com adalah situs judi online yang berbasis di luar negeri. Situs-situs tersebut memuat banyak pertandingan olahraga.

“Kami membuka website dan di situ ada tertera nomor rekening untuk penyetoran uang (taruhan). Dari situlah kami melakukan penelusuran. Beberapa rekening disetorkan ke CBU yang berada di Solo. CBU sendiri ditangkap di Solo dan dibawa ke Jakarta,” kata Kabid Humas, Sabtu (12/1/2013).

Dalam aturan permainannya, para petaruh akan memilih salah satu dari dua tim yang bertanding dalam suatu pertandingan.

Sebelum pertandingan, para petaruh diwajibkan menyetor sejumlah uang kepada Agen lewat sebuah rekening. Jika setelah pertandingan tim yang dijagokan petaruh menang, maka uang petaruh akan dikembalikan agen dengan jumlah yang telah berlipat ganda. Namun jika kalah, uang petaruh akan hangus menjadi milik agen.

“Kegiatan mereka itu sendiri telah berjalan selama tiga tahun,” kata Kabid Humas.

Saat ini, Polisi sudah melayangkan surat ke Kemenkominfo untuk pemblokiran situs tersebut. “Mengenai pemblokiran situs judi, polisi hanya menyurati dan nanti Kemenkominfo yang memiliki kewenangan,” ujar Kabid Humas.

Para tersangka akan dijerat dengan Pasal 303 KUHP tentang tindak pidana perjudian dan atau Pasal 3 dan 4 UU RI No. 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang.

Diposkan oleh