PUPUK  RAKYAT  MISKIN

            63 TON

PT . TRI MITRA LESTARI DI DUGA KERAS MENERIMA PUPUK BERSUBSIDI

Liputan jambi com

Pupuk_Pusri_1 (1)

 

 Hasil temuan Wartawan Lj ,menurut nara sumber yang namanya tidak mau disebutkan dengan alasan untuk menjaga keamanan dan keselamatan dirinya ,

Telah terjadi di PT.TRI MITRA LESTARI Di Kab.Tanjab Barat  Tumgkal Ulu Jambi ,adanya pupuk bersubsidi yang di bongkar di Pt tersebut teryata  bukan pupuk non subsidi tetapi yang di bongkar adalah pupuk bersubsidi.

Nara sumber mengetahuinya lima ( 5) kendaraan yang mengangkat pupuk tersebut jenis kendaraan kanter  warna putih ,saat di bongkar pupuk tersebut karungnya terkoyak ,meka terlihat pupuk tersebut berwarna merah ping, yaitu warna merah ping adalah pupuk bersubsidi yang di peruntukan untuk rakyat miskin bukanya untuk perusahaan.

Beberapa  masyarakat berpendapat kalau memang bisa terjadi pupuk bersubsidi masuk ke perusahaan,di duga ada kong kalingkong antara pamain pupuk .apalagi sekala besar bisa bisa terlibat antara distributor dan espiditur.

Menyikapi hal tersebut kami meminta kepada Pihak pemerintah maupun yang pihak yang berwajib terutama PT Pusri dapat dan KP 3 menindak lanjuti permasalahan penyelewengan pupuk bersubsidi tersebut dengan tegas.

Kalaulah memang ada unsure sengaja pihak pusri harus memecat distri butornya dan Espiditurnya. Karena apa yang mereka lakukan adalah sudah menyalahi aturan dan pejanjian kesepakatan yang di tuangkan dan di buat antara pusri dan distributor maupun espiditur.

Untuk sementara ipormasi kendaraan di amankan di kepolisian tanjab barat jambi ,sedangkan sopir semuanya melarikan diri  ,sedangkan pupuk berada di gudang PT Tri Mitra Lestari.

Kalaulah PT Pusri melakukan hal tersebut dengan tegas ,maka bagi pelajaran dengan distributor maupun isdipitur yang lainya supaya jangan berbuat atau melakukan kesalahan.

sejauh ini pemilik pupuk dan kendaraan  menurut impormasi yang di dapat dilapangan pemilik pupuk dan kendaraanya masih umroh.adalah berasal dari pekan baru,

Kalaulah pemilik pupuknya dari pekan baru ,disini ada kejanggalan yaitu dari kendaraanya yang bernopol BH yang berasal dari Jambi.

Sejauh ini pihak pusri maupun pemerintah terkait belum dapat di kompermasi Red Tim