Taman Nasional Krinci Seblat, yang masuk di Kabupaten Merangin Provinsi Jambi, Kecamatan Muara Siau Jangkat, dan Sungai Tenang , lembah masurai, jangkat, tiang pumpung, sudah 15 tahun terakhir ini kondisinya sudah mengenaskan, dak tidak terkendali lagi hal ini karena ada ulah pendatang yang mengelola lahan tersebut untuk pertanian dan perkebunan, Demikian dikatakan Forum Merangin Menggugat yang melakukan aksi unjukrasa di Dinas Kehutanan Provinsi jambi, Selasa ( 6/10 ) kemarin.

Menurut mengunjukrasa, para pendatang haram ini tidak hanya bercocok tanam tetapi mereka telah melakukan tindakan semena-mena dengan merusak hutan kawasan produksi dan taman nasional.

Dalam orasinya Erianto, meminta pemerintah bertindak tegas karena jika kondisi ini dibiarkan maka lambat laun akan berbau sara hal ini karena buntut dari keresahan