Sesuai surat Menteri Dalam Negeri No 121.31.3962.SJ, Sekretaris Daerah (Sekda) Permprov DKI Jakarta ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Harian (Plh) Gubernur DKI Jakarta. Tugas tersebut mulai dijalankan Senin (8/10) besok.

“Plh ini akan berjalan sampai pelantikan gubernur dan wakil gubernur terpilih,” ujar Fadjar Panjaitan, Sekda Provinsi DKI Jakarta di Balaikota, Minggu (7/10).

Dikatakan Fadjar, selama menjadi Plh, dirinya hanya akan melaksanakan tugas keseharian gubernur. Dirinya tidak akan mengambil keputusan ataupun kebijakan strategis. Karena hal tersebut merupakan kewenangan gubernur sebagai pejabat tertinggi di pemerintahan daerah. “Plh hanya melaksanakan tugas-tugas keseharian, tidak dalam konteks menentukan dan menetapkan kebijakan,” katanya.

Surat Mendagri terkait kebijakan ini telah ditandatangani pada 5 Oktober kemarin. Surat tersebut ditujukan kepada Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekda Pemprov DKI Jakarta, serta ditembuskan kepada Presiden dan Ketua DPRD DKI Jakarta.

Sementara itu, Fadjar belum mengetahui kepastian jadwal pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih periode 2012-2017. Terlebih kepastian pelantikan merupakan kewenangan Kemendagri dan DPRD DKI Jakarta. “Saya belum tahu jadwal pelantikan, karena itu bukan kewenangan Pemprov DKI,” ucapnyanya.

Sementara itu, Sekretaris DPRD DKI Jakarta, Mangara Pardede mengatakan, saat ini surat penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih sudah dikirim ke Kemendagri sejak Jumat (5/10) kemarin. Saat tersebut, kata Mangara, saat ini sudah berada di Sekretaris Negara, untuk selanjutnya mendapatkan persetujuan dari Presiden terkait pelantikan Joko Widodo-Basuki Tjahaya Purnama.

“Surat sudah dikirim Jumat kemarin, sekarang dalam proses oleh Kemendagri. Kemudian Kementerian akan memanggil kami. Sekarang sudah di Setneg dan akan dilanjutkan ke Presiden. Karena harus ada SK (Surat Keputusan) dari Presiden,” jelasnya.

Namun demikian dirinya, enggan berkomentar lebih lanjut mengenai perkiraan tanggal pelantikan. Sebelumnya diperkirakan pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih akan dilakukan pada 11 Oktober mendatang.(berita jakarta)